Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tahap Pembentuk Kepribadian

Kompas.com - 22/04/2024, 21:00 WIB
Astrid Riyani Atmaja,
Silmi Nurul Utami

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kepribadian adalah organisasi dinamis yang ada pada individu sebagai penentu cara berpikir dan bertingkah laku. Setiap individu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Hal ini dapat dilihat ketika individu saling berinteraksi.

Kepribadian terbentuk karena adanya beberapa faktor pemicu yang diterima oleh manusia selama menjalani hidupnya. Faktor tersebut bisa berupa faktor internal maupun faktor eksternal.

Baca juga: Macam-macam Interaksi Sosial beserta Contohnya

Faktor internal pembentukan kepribadian misalnya faktor genetik yang didapat dari orang tua, sedangkan faktor eksternal misalnya pengalaman hidup. Walaupun demikian, faktor yang paling berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian adalah faktor eksternal.

Selama hidupnya, manusia akan mempelajari hidup, norma, dan nilai sosial yang ada di sekitarnya. Hal ini merupakan proses sosialisasi terhadap pembentukan kepribadian seseorang.

Kepribadian akan mengalami beberapa tahap sebelum terbentuk menjadi suatu kepribadian. Apa sajakah tahap-tahap tersebut? Berikut 4 tahap pembentuk kepribadian.

Baca juga: 5 Media dalam Proses Sosialisasi

1. Tahap persiapan (preparatory stage)

Tahap ini adalah tahap pertama pembentukan kepribadian. Tahap persiapan dialami manusia mulai dari manusia lahir ke dunia. 

Pada tahap ini, bayi yang baru lahir akan mulai mengenal dan memahami dirinya sendiri dan kehidupan sosialnya.

2. Tahap meniru (play stage)

Tahap meniru adalah tahap ketika anak mulai melakukan tindakan imitasi dari perilaku orang lain.

Aktivitas imitasi yang dilakukan oleh seorang anak akan mendorong interaksi sosial dari anak tersebut. Hal ini dimulai ketika anak mulai mengoceh dan mengikuti perkataan orang di sekitarnya.

Baca juga: Pengaruh Faktor Imitasi dalam Interaksi Sosial

Imitasi akan menjadi bentuk pemahaman seorang anak terhadap norma dan nilai yang berlaku di lingkungannya. Hal ini akan menjadi penentu kepribadian anak ketika menjalani hidupnya.

3. Tahap siap bertindak (game stage)

Tahap bertindak adalah tahap ketika anak mulai mendemonstrasikan perilakunya dalam bentuk interaksi sosial. Interaksi ini akan dilakukan oleh anak bersama dengan teman sebayanya.

Pada tahap ini, seorang anak akan melakukan proses sosialisasi. Anak akan berperan secara langsung untuk bersosialisasi dan bertukar pikiran dengan orang lain.

Baca juga: Status dan Peran Sosial dalam Studi Sosiologi

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com