Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 18:00 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Megalodon (Otodus megalodon) adalah hiu terbesar yang pernah hidup di lautan Bumi. 

Hiu ini pertama kali muncul sekitar 23 juta tahun yang lalu dan punah sekitar 2,6 juta tahun yang lalu.

Seperti hiu modern, megalodon memiliki kerangka tulang rawan yang tidak mudah menjadi fosil.

Jadi, sebagian besar dari pengetahuan tentang megalodon berasal dari fosil giginya, yang panjangnya 15 cm dan beberapa tulang belakang yang terpelihara dengan baik.

Baca juga: Hiu Megalodon Dulu Penguasa Lautan, Bagaimana Bisa Punah?

Peneliti buat megalodon dalam bentuk 3D

Dilansir dari Live Science, dalam studi baru, para peneliti menggabungkan pengukuran dari kolom tulang belakang megalodon yang ditemukan di Belgia dan satu set gigi yang ditemukan di Amerika Serikat (AS) untuk membuat blueprint kasar kerangka megalodon. 

Tim penelitian menggunakan pindaian tubuh hiu putih besar (Carcharodon carcharias) untuk mengisi kekosongan dan memperkirakan jumlah jaringan lunak yang mengelilingi tulang megalodon. 

Para ilmuwan kemudian menggabungkan data ini untuk merekonstruksi megalodon dalam bentuk 3D yang dapat digunakan peneliti untuk mengintip ke dalam kehidupan rahasia hewan raksasa itu.

Studi yang diterbitkan di jurnal Science Advances ini menunjukkan bahwa megalodon memainkan peran ekologis yang penting sebagai superpredator lintas samudera.

Baca juga: Bukti Fosil Ungkap Serangan Mematikan Megalodon ke Paus

Model 3D yang dibuat para ilmuwan mengungkapkan bahwa megalodon kemungkinan besar memiliki panjang sekitar 16 m.

Perkiraan sebelumnya menunjukkan bahwa megalodon dapat tumbuh hingga panjang maksimum sekitar 20 m.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Orang Mesir Kuno Membuat Mumi?

Bagaimana Orang Mesir Kuno Membuat Mumi?

Oh Begitu
Apa yang Terjadi pada Otak saat Bermimpi?

Apa yang Terjadi pada Otak saat Bermimpi?

Kita
Kenali Gejala Covid Varian Kraken Omicron XBB 1.5

Kenali Gejala Covid Varian Kraken Omicron XBB 1.5

Oh Begitu
Mengapa Ular Memiliki Dua Penis?

Mengapa Ular Memiliki Dua Penis?

Oh Begitu
Seperti Apa Wujud Ikan Misterius yang Ditemukan di Gua China?

Seperti Apa Wujud Ikan Misterius yang Ditemukan di Gua China?

Oh Begitu
Kenapa Kepiting Berjalan Menyamping?

Kenapa Kepiting Berjalan Menyamping?

Oh Begitu
Apa Perbedaan Gajah dan Mammoth?

Apa Perbedaan Gajah dan Mammoth?

Oh Begitu
Apakah Kunyit Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan?

Apakah Kunyit Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan?

Oh Begitu
Bagaimana Legenda Bigfoot Bermula?

Bagaimana Legenda Bigfoot Bermula?

Oh Begitu
Apakah Bigfoot Benar-benar Ada? Ini Penjelasan Ilmuwan

Apakah Bigfoot Benar-benar Ada? Ini Penjelasan Ilmuwan

Oh Begitu
Kenapa Februari Hanya Ada 28 Hari?

Kenapa Februari Hanya Ada 28 Hari?

Oh Begitu
Apa Fungsi Lutut?

Apa Fungsi Lutut?

Kita
5 Hewan yang Paling Banyak Membunuh Manusia

5 Hewan yang Paling Banyak Membunuh Manusia

Oh Begitu
Siapa Itu Nefertiti, Sosok Ratu Mesir Kuno yang Dikenal Karismatik?

Siapa Itu Nefertiti, Sosok Ratu Mesir Kuno yang Dikenal Karismatik?

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Gergaji Mesin, Awalnya untuk Persalinan

Sejarah Penemuan Gergaji Mesin, Awalnya untuk Persalinan

Oh Begitu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+