Sindrom Metabolik, Kondisi yang Meningkatkan Risiko Penyakit Kronis

Kompas.com - 27/06/2022, 18:02 WIB

KOMPAS.comSindrom metabolik adalah sekumpulan faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Selain itu, sindrom metabolik juga menyebabkan imun seseorang menurun sehingga lebih rentan terkena penyakit. Sebagian besar orang yang terkena sindrom metabolik adalah orang yang mengalami obesitas.

Gejala sindrom metabolik

Seseorang baru bisa dikatakan mengalami sindrom metabolik jika mengalami tiga atau lebih dari gejala berikut ini:

  • Gula darah tinggi, ditandai dengan gula darah puasa lebih dari 100 mg/dl
  • Kadar HDL atau kolesterol baik rendah kurang dari 40 mg/dl untuk pria dan 50 mg/dl untuk wanita.
  • Kadar trigliserida tinggi di atas 150 mg/dl
  • Lingkar pinggang besar, lebih dari 88 sentimeter untuk wanita dan 101 sentimeter untuk pria
  • Obesitas
  • Tekanan darah tinggi konstan di atas 140/90 mmHg

Gejala ini mungkin tidak langsung disadari oleh pasien jika tidak langsung diperiksa oleh dokter. Namun, yang paling mudah terlihat adalah lingkar pinggang yang besar atau buncit. Selain itu, pasien biasanya mungkin merasakan gejala diabetes, seperti mudah haus, banyak buang air kecil, kelelahan, pandangan kabur.

Terdapat pula beberapa orang yang memiliki risiko tinggi terkena sindrom metabolik, yaitu orang dengan riwayat keluarga diabetes, ras tertentu, serta tanda klinis memiliki resistensi insulin berupa kulit leher yang menggelap. Semakin bertambahnya usia juga meningkatkan risiko seseorang terkena sindrom metabolik.

Baca juga: Sering Konsumsi Makanan Manis Tingkatkan Risiko Sindrom Metabolik, Termasuk Diabetes

Cara sembuh dari sindrom metabolik

Sindrom metabolik bisa dicegah dan juga dikembalikan ke kondisi yang sehat dengan menerapkan pola hidup sehat. Berikut ini adalah cara agar terhindar dan sembuh dari sindrom metabolik.

  • Menurunkan berat bedan menuju berat badan yang ideal
  • Olahraga teratur, setidaknya 150 menit per minggu
  • Makan makanan sehat dan seimbang
  • Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol

Namun, bagi orang yang sudah terlanjur terkena sindrom metabolik mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk mengontrol penyakit yang telah diderita, seperti diabetes dan hipertensi. Dengan begitu, sindrom metabolik akan berkurang dan Anda bisa kembali hidup sehat dan terhindar dari risiko terkena berbagai penyakit kronis tersebut.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.