Mantan Menkes Siti Fadilah Sebut Omicron Bisa Dilawan dengan Obat, Benarkah Efektif?

Kompas.com - 21/01/2022, 18:01 WIB
Ilustrasi obat Covid-19. Inggris setujui penggunaan obat sotrovimab untuk pengobatan Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. Produsen obat, GlaxoSmithKline (GSK), mengatakan, obat antibodi ini kemungkinan bisa melawan varian Omicron. SHUTTERSTOCK/GlaxoSmithKline (GSK)Ilustrasi obat Covid-19. Inggris setujui penggunaan obat sotrovimab untuk pengobatan Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. Produsen obat, GlaxoSmithKline (GSK), mengatakan, obat antibodi ini kemungkinan bisa melawan varian Omicron.


KOMPAS.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari kembali menjadi sorotan. Baru-baru ini dia mengungkapkan bahwa infeksi Covid-19 varian Omicron bisa dilawan dengan obat antivirus yang sudah tersedia saat ini.

Sehingga vaksinasi Covid-19 maupun pemberian booster tidak perlu dipaksakan kepada masyarakat.

"Pak Budi Gunadi sudah memiliki 400.000 dosis Paxlovid yang dari Pfizer dan katanya juga sudah pesan Molnupiravir yang dari Merck satu juta dosis. Dengan obat itu kita cukup siap anytime Omicron masuk ke Indonesia," kata Siti dalam siaran di kanal YouTube pribadinya, Selasa (18/1/2022).

Dia menambahkan bahwa varian Omicron tidak bisa dicegah, namun tidak akan membahayakan masyarakat atau menyebabkan kematian.

"Tidak ada hubungannya kalau sudah divaksin maka Anda tidak bisa kena Omicron. Justru yang kena Omicron yang sudah booster di Inggris. Hal seperti ini yang seharusnya menjadi dasar pemikiran pembuat kebijakan," sambung dia.

Terkait dengan obat antivirus Covid-19, Guru besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Zullies Ikawati, Apt membenarkan saat ini terdapat dua obat Covid yang sedang dikembangkan, yakni Molnupiravir dan Paxlovid.

Baca juga: Kata Mantan Menkes Siti Fadilah Varian Omicron Tidak Berbahaya, Benarkah Begitu? Ini Kata Pakar

 

"Obat-obat ini sudah diuji klinik untuk Covid dan sudah mendapatkan EUA (izin penggunaan darurat), yang artinya efikasi dan manfaatnya sudah dievaluasi," ujar Zullies kepada Kompas.com, Jumat (21/1/2022), menerangkan obat yang disebutkan mantan Menkes Siti Fadilah Supari yang disebut dapat melawan infeksi varian Omicron.

Obat antivirus Covid-19 Molnupiravir dan Paxlovid, dikatakan Zullies adalah sebagai pelengkap dari obat sebelumnya yakni Remdesivir serta Favipiravir.

Lantas, benarkah obat antivirus ini bisa menangkal Covid-19 khususnya varian Omicron seperti yang dikatakan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari?

Menjawab hal ini, Zullies memaparkan bahwa efektivitas obat antivirus sangat bervariasi.

Misalnya, Remdesivir lebih ditujukan untuk pasien Covid-19 bergejala berat yang sudah dirawat di rumah sakit. Sebab, obat ini perlu diberikan melalui infus.

Sedangkan, obat Molnupiravir dan Paxlovid ditujukan bagi pasien yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang dan menjalani perawatan di rumah.

Mantan Menkes Siti Fadilah mengatakan bahwa obat Covid yang tersedia saat ini, Monupiravir dan Paxlovid, dapat melawan infeksi yang disebabkan oleh Covid varian Omicron.

Baca juga: Obat AZD7442 dari AstraZeneca Diklaim Bisa Netralisir Varian Omicron

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.