Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nilai Tes Online Rekrutmen BUMN Tiba-tiba Turun di Bawah Standar, Ini Kronologinya

Kompas.com - 13/05/2024, 09:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Nilai tes online pertama yang tiba-tiba berubah menjadi turun dilaporkan oleh sejumlah peserta Rekrutmen Bersama BUMN 2024.

Fenomena tersebut salah satunya dibagikan oleh akun TikTok @resignresolusi2024, Rabu (8/5/2024).

Tampak dalam foto pertama, pengunggah mendapatkan nilai di atas batas minimal untuk tiga tes yang diujikan.

Namun, pada foto kedua, nilai salah satu tes, yakni tes kemampuan dasar (TKD) tiba-tiba merosot menjadi di bawah standar minimal kelulusan.

Ramai dikeluhkan warganet

Nilai TKD yang berganti menjadi merah itu pun menyebabkan peluang pengunggah untuk lolos ke tahap berikutnya gugur.

"Cek hari ini tiba tbtb dibawah standard wkwkwkwkwkwkw," tulisnya.

Menanggapi pengunggah, warganet lain mengatakan mengalami kejadian serupa. Namun, mereka mengaku tak tahu harus melaporkannya ke mana.

"Sama kak. Aku juga tiba-tiba turun skornya. Turunnya juga 16 poin. Trus udah ku chat via telegram sama dm di ig fhci, tapi sampe skarang blum ada respon apa-apa," papar akun @cocacolaadingin.

"Aku juga bang nilai twk nya turun jauh dari 100 sampe 50 masih ada screenshotnya bingung mau ngadu ke mana," kata akun @justpublic3.

Lantas, bagaimana kronologinya?

Baca juga: Bobot dan Nilai Minimum Tes Rekrutmen BUMN 2024, Nilai Merah Masih Bisa Lolos?


Kronologi nilai tes Rekrutmen BUMN tiba-tiba berubah

Ferico Rezatatya (26), pengunggah di media sosial TikTok, membenarkan bahwa nilai tesnya tiba-tiba berubah menjadi di bawah standar minimal kelulusan.

Ferico mengatakan, dia mengikuti tes online pertama Rekrutmen Bersama BUMN pada Sabtu (27/4/2024) pukul 13.30 WIB.

Saat tes berlangsung, terdapat sedikit kendala pada TKD, tepatnya di bagian number sequence atau tes deret angka.

"Pada saat tes ada sedikit masalah, yaitu pada saat subtes dua, number sequence, saya belum mengerjakan sama sekali tetapi jawaban sudah ter-submit (terkirim)," paparnya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/5/2024).

Akibatnya, Ferico hanya mengerjakan tiga dari total empat subtes TKD yang diujikan, yakni subtes satu, tiga, dan empat.

Setelah selesai mengerjakan, skor ketiga tes online pertama Rekrutmen Bersama BUMN 2024 langsung keluar dan terpampang pada halaman situs.

Hasilnya, Ferico mendapatkan nilai TKD 60, tes core values BUMN atau AKHLAK 90, serta tes wawasan kebangsaan atau TKW sebanyak 50.

Tiga skor tersebut memenuhi nilai ambang minimal kelulusan, yakni masing-masing 58 untuk TKD, 65 untuk AKHLAK, serta 50 untuk TWK.

"Nah, setelah itu setiap hari saya buka untuk mengecek lulus atau tidak. (Masih) tidak ada perubahan nilai," kata dia.

Baca juga: Kapan Pengumuman Hasil Tes Online 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024?

Halaman:

Terkini Lainnya

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Tren
Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Tren
Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Tren
Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Tren
Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Tren
Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Tren
Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Tren
Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Tren
PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

Tren
4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com