Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui Pemiliknya

Kompas.com - 23/05/2024, 16:30 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - WhatsApp adalah aplikasi berkirim pesan dan panggilan sederhana yang dapat digunakan secara gratis di ponsel maupun desktop.

WhatsApp memiliki fitur "Status" yang mirip dengan fitur Story pada Instagram. Fungsinya untuk membagikan pembaruan singkat kepada kontak dan teman dekat di WhatsApp.

Dilansir dari laman resminya, status WhatsApp dapat berupa foto, video, GIF, hingga teks, dan akan menghilang dalam waktu 24 jam.

Sama halnya dengan panggilan dan chat pribadi, status WhatsApp Anda dilindungi oleh enkripsi end-to-end sehingga Anda dapat berbagi secara pribadi dan aman.

Baca juga: Tampilan WhatsApp di iPhone Berubah, Apa yang Beda?


Sebagaimana fitur Story pada Instagram, saat mengunggah status WA, Anda dapat melihat siapa saja yang telah melihat status Anda.

Begitu pula sebaliknya, ketika Anda melihat status WA pengguna lain, mereka juga dapat mengetahui bahwa Anda telah melihatnya.

Namun bagi yang ingin menjaga privasi, WhatsApp menyediakan pengaturan yang memungkinkan Anda melihat status WA pengguna lain tanpa diketahui.

Jadi, meski Anda telah melihat status WA pengguna lain, nama Anda tidak akan muncul di daftar kontak yang telah melihat statusnya.

Baca juga: Cara Bikin Stiker Langsung dari Aplikasi WhatsApp, Cepat dan Mudah

Lantas, seperti apa caranya?

Cara melihat status WA tanpa ketahuan

Cara melihat status WhatsApp tanpa diketahui pemiliknya.WhatsApp Cara melihat status WhatsApp tanpa diketahui pemiliknya.

Cara melihat status WhatsApp tanpa diketahui pemiliknya cukup mudah, yakni dengan menonaktifkan fitur Laporan Dibaca.

Itu adalah tanda “centang biru” yang biasa muncul saat Anda mengirim pesan dan memberitahu bahwa pesannya telah dibaca pengguna lain.

Dikutip dari laman Pusat Bantuan WhatsApp, berikut langkah-langkah untuk mematikan laporan dibaca

  • Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
  • Pergi ke menu “Pengaturan”, lalu pilih opsi Privasi.
  • Scroll ke bawah dan cari opsi “Laporan dibaca”, matikan dengan menonaktifkan toggle.

Baca juga: WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

Jika Anda mematikan laporan dibaca, pengguna lain tidak dapat mengetahui jika Anda melihat status mereka.

Sebaliknya, Anda juga tidak akan dapat melihat siapa saja yang telah melihat status Anda. Dan sesuai fungsi fiturnya, Anda tidak dapat melihat laporan dibaca pengguna lain.

Untuk mengembalikan ke pengaturan semula, lakukan langkah-langkah di atas dan aktifkan toggle pada opsi “Laporan dibaca”.

Baca juga: 3 Faktor yang Menyebabkan Nomor WhatsApp Anda Bisa Terblokir

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Benarkah Tombol Blokir di WhatsApp Merupakan Phising?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kronologi Pesawat Korean Airlines Tujuan Taiwan Terjun Bebas 8.000 Meter

Kronologi Pesawat Korean Airlines Tujuan Taiwan Terjun Bebas 8.000 Meter

Tren
Peneliti Temukan Sungai Purba yang Aktif 40 Juta Tahun Lalu dan Mengalir di Bawah Antarktika

Peneliti Temukan Sungai Purba yang Aktif 40 Juta Tahun Lalu dan Mengalir di Bawah Antarktika

Tren
Video Viral Bocah Pesepeda Kena Pukul 'Driver' Ojol Saat Bikin Konten di Jalur Sepeda Jakpus

Video Viral Bocah Pesepeda Kena Pukul "Driver" Ojol Saat Bikin Konten di Jalur Sepeda Jakpus

Tren
Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Tren
Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Tren
3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Tren
Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Tren
Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Tren
Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Tren
Apakah Ada Denda jika Tidak Memadankan NIK-NPWP sampai 30 Juni? Ini Penjelasan DJP

Apakah Ada Denda jika Tidak Memadankan NIK-NPWP sampai 30 Juni? Ini Penjelasan DJP

Tren
Kominfo Putus Internet dari Kamboja-Filipina, Efektif Berantas Judi Online?

Kominfo Putus Internet dari Kamboja-Filipina, Efektif Berantas Judi Online?

Tren
Ubur-ubur Api Muncul di Pantai Gunungkidul, Apa yang Harus Dilakukan jika Tersengat?

Ubur-ubur Api Muncul di Pantai Gunungkidul, Apa yang Harus Dilakukan jika Tersengat?

Tren
1.301 Jemaah Haji Meninggal, Arab Saudi Bantah Gagal Jadi Tuan Rumah Ibadah Haji 2024

1.301 Jemaah Haji Meninggal, Arab Saudi Bantah Gagal Jadi Tuan Rumah Ibadah Haji 2024

Tren
Apa Itu Tanaman Kratom dan Bagaimana Efek Saat Mengonsumsinya?

Apa Itu Tanaman Kratom dan Bagaimana Efek Saat Mengonsumsinya?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com