Kompas.com - 19/01/2022, 13:01 WIB

KOMPAS.com - Studi terbaru menunjukkan, bahwa penumpukan lemak di organ hati dapat memengaruhi kadar gula dalam darah terkait dengan diabetes tipe 2.

Hal itu diungkapkan dalam studi yang dilakukan peneliti dari Brunel University London.

Selama riset berlangsung, tim peneliti menganalisis data dari scan MRI terhadap 32.859 orang dengan mengamati ukuran hati serta pankreas.

Dengan mengandalkan metode pengacakan Mendel, para peneliti mengukur fungsi gen untuk memeriksa hubungan antara kadar lemak di hati dengan kenaikan gula darah.

Baca juga: Menurunkan Berat Badan Vs Menghilangkan Lemak, Apa Bedanya?

Hasilnya adalah, mereka menemukan individu yang secara genetik cenderung menyimpan banyak lemak di hati, lebih mungkin untuk terkena diabetes tipe 2.

“Penelitian kami mendorong pengobatan yang lebih baik dari penderita penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD)," jelas penulis utama studi Dr Hanieh Yaghootkar dilansir dari Eat This, Sabtu (15/1/2022).

Dia menambahkan, bahwa temuan ini membuktikan program penurunan berat badan serta skrining dini bermanfaat untuk mengurangi risiko diabetes pada orang yang lebih rentan.

“Penelitian yang didanai oleh Diabetes UK ini menunjukkan, untuk pertama kalinya, bahwa lemak hati dan ukuran pankreas secara langsung berkontribusi pada peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan ini tertanam dalam genetika kita," terang Kepala Komunikasi Penelitian di Diabetes UK, Dr Lucy Chambers.

Chambers mengingatkan bahwa faktor genetik, biologis, dan lingkungan berkontribusi pada perkembangan diabetes tipe 2. Artinya, penting untuk mengetahui risiko diabetes untuk mencegahnya di kemudian hari.

Untuk diketahui, klinik Cleveland mendefinisikan NAFLD sebagai kondisi yang dialami satu dari tiga orang dewasa yang tidak termasuk peminum alkohol.

Akan tetapi, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab dari penyakit hati jenis ini. Sejauh ini obesitas dan diabetes dianggap sebagai faktor risiko dari penyakit hati berlemak non-alkohol ini.

"Saya tidak kaget dengan temuan ini, karena NAFLD telah terbukti menjadi faktor utama dalam resistensi insulin," ujar konsultan nutrisi di New Jersey, Erin Palinski-Wade.

Selain menyebabkan resistensi insulin, menurut Palinski-Wade, penumpukan lemak di hati pada akhirnya akan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Baca juga: Penelitian Terbaru Ungkap Konsumsi Lemak Nabati Bisa Turunkan Risiko Stroke

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cacar Monyet Ditemukan di Belasan Negara, WHO Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Cacar Monyet Ditemukan di Belasan Negara, WHO Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Kita
5 Makanan dan Minuman yang Buruk untuk Gigi

5 Makanan dan Minuman yang Buruk untuk Gigi

Oh Begitu
Peneliti Amerika Serikat Temukan Pengobatan Potensial Diabetes Tipe 1, Seperti Apa?

Peneliti Amerika Serikat Temukan Pengobatan Potensial Diabetes Tipe 1, Seperti Apa?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

Kita
Wahana Antariksa Voyager 1 Kirim Data Misterius, Bikin Ilmuwan Bingung

Wahana Antariksa Voyager 1 Kirim Data Misterius, Bikin Ilmuwan Bingung

Oh Begitu
Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Oh Begitu
WHO Laporkan Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di 12 Negara, Mana Saja?

WHO Laporkan Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di 12 Negara, Mana Saja?

Kita
Temuan Batu Alien di Mesir, Peneliti Sebut Berasal dari Supernova Langka

Temuan Batu Alien di Mesir, Peneliti Sebut Berasal dari Supernova Langka

Oh Begitu
Asteroid Sebesar Empat Kali Gedung Empire State Melesat ke Arah Bumi pada 27 Mei 2022

Asteroid Sebesar Empat Kali Gedung Empire State Melesat ke Arah Bumi pada 27 Mei 2022

Fenomena
5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.