Kompas.com - 27/11/2021, 18:29 WIB
Kacang kedelai yang kaya akan nutrisi dan manfaat freepikKacang kedelai yang kaya akan nutrisi dan manfaat

KOMPAS.comKacang kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Kacang kedelai biasa diolah menjadi berbagai bahan pangan bergizi seperti tempe, tahu, dan susu kedelai. Tidak cuma lezat, kacang kedelai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Nutrisi kacang kedelai

Nutrisi yang terkandung di dalam 100 gram kacang kedelai rebus adalah sebagai berikut:

  • Kalori 173
  • Air 63 persen
  • Protein 16,6 gram
  • Karbohidrat 9.9 gram
  • Gula 3 gram
  • Serat 6 gram
  • Lemak 9 gram (terdiri dari asam lemak tidak jenuh 7 gram, 1,3 gram lemak jenuh, dan asam lemak omega-3 dan omega-6)

Tidak hanya kacangnya, berbagai produk kacang kedelai juga mengandung isoflavon. Isoflavon adalah fitonutrien yang berfungsi untuk mencegah berbagai penyakit, diantaranya penyakit jantung dan menurunkan kolesterol. Berikut adalah kandungan isoflavon di dalam kacang kedelai dan berbagai produknya.

  • Setengah cangkir kacang kedelai: 40 sampai 75 miligram (mg)
  • Segelas susu kedelai: 15 sampai 60 mg
  • 115 gram tahu: 13 sampai 43 mg
  • 110 gram tempe: 41 mg

Data di atas menunjukkan bahwa kacang kedelai juga tetap bernutrisi walau sudah diolah menjadi makanan.

Baca juga: 5 Manfaat Kacang Mede yang Belum Anda Ketahui

Manfaat kacang kedelai

1. Menurunkan risiko kanker

Manfaat kacang kedelai yang pertama adalah mencegah kanker. Telah banyak penelitian yang menemukan bahwa mengonsumsi kacang kedelai secara rutin dapat menurunkan risiko kanker payudara. Hasil serupa juga ditemukan untuk kanker prostat pada laki-laki.
Manfaat ini merupakan hasil dari kandungan isoflavon dan lunasin di dalam kacang kedelai.

2. Meringankan gejala menopause

Menopause pada wanita biasanya diiringi dengan gejala yang mengganggu, seperti hot flushes, berkeringat, dan perubahan suasana hati.

Uniknya, wanita Asia ternyata lebih sedikit mengalami gejala penyerta menopause. Para ahli menemukan ini merupakan hasil dari diet kaya serat dan kacang kedelai yang dilakukan oleh wanita Asia. Mengonsumsi isoflavon 135 mg per minggu terbukti menurunkan gejala menopause.

3. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan isoflavon di dalam kacang kedelai dipercaya mampu mengurangi risiko osteoporosis pada orang tua, terutama wanita yang mengalami menopause.

4. Membuat tidur lebih nyenyak

Kacang kedelai mengandung magnesium tinggi. Magnesium dipercaya mampu meningkatkan kualitas dan durasi tidur seseorang. Oleh karena itu, kacang kedelai sering disarankan untuk orang dengan gangguan tidur atau insomnia.

5. Baik untuk penderita diabetes

Kacang kedelai terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan respons insulin di dalam tubuh. Selain itu, kacang ini tidak menyebabkan naiknya gula darah setelah dikonsumsi. Oleh karena itu, kacang kedelai baik untuk penderita diabetes.

Sudahkah Anda makan tahu atau tempe hari ini?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.