Kompas.com - 14/06/2021, 14:07 WIB
Kacang mede freepikKacang mede

KOMPAS.comKacang mede adalah kacang yang memiliki tekstur agak lunak dan rasa yang manis. Kacang mede merupakan tumbuhan asli Amerika Selatan, khususnya Brazil. Namun saat ini, kacang mede banyak tumbuh di berbagai negara tropis, termasuk indonesia.

Kacang mede di Indonesia sering dijadikan kudapan dengan digoreng atau dipanggang. Selain itu, kacang mede juga dijadikan selai, campuran saus kacang, dan dijadikan alternatif susu nabati.

Kacang ini mengandung banyak mineral dan vitamin yang baik untuk tubuh. Diantaranya adalah tembaga, mangnesium, mangan, zinc, fosfor, dan zat besi. Kacang mede juga kaya akan lemak tidak jenuh yang bermanfaat untuk menurunkan resiko penyakit jantung.

Kacang ini mengandung gula rendah, serat tinggi, dan merupakan sumber protein yang hampir sama jumlahnya dengan daging yang telah dimasak.

Baca juga: Manfaat Kacang Merah, Si Kacang Manis yang Kaya Antioksidan

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah daftar manfaat kacang mede bagi kesehatan.

Baik untuk jantung

Asam lemak tak jenuh yang terkandung di dalam kacang mede bisa membantuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah. Ini akan mengurangi resiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh British Journal of Nutrition menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi kacang empat kali seminggu beresiko 37 persen lebih rendah untuk terkena penyakit jantung dibandingkan orang yang jarang mengonsumsi kacang.

Food and Drug Administration menyebutkan bahwa mengonsumsi kacang 42 gram setiap hari cukup untuk mendapatkan manfaat untuk mengurangi resiko penyakit jantung tersebut.

Menjaga berat badan

Beberapa studi terbatas menemukan bahwa konsumsi kacang mede membuat pembakaran energi saat sedang beristirahat lebih tinggi dibandingkan yang tidak mengonsumsi kacang. Hal ini senada dengan studi yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition.

Studi tersebut menyebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi kacang mede dua kali seminggu memiliki resiko berat badan naik yang lebih rendah. Sedangkan wanita yang tidak mengonsumsi kacang menunjukkan kenaikan berat badan yang lebih signifikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X