Kompas.com - 14/06/2021, 09:02 WIB

KOMPAS.com - Pesawat tanpa awak milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA), Juno, mengirimkan penampakan dekat Ganymede, salah satu dari empat bulan yang mengitari planet Jupiter dan merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya.

Gambar itu diambil dari jarak sekitar 1.000 kilometer.

Jarak tersebut adalah jarak terdekat yang pernah dicapai pesawat antariksa manapun dalam lebih dari 20 tahun.

Juno yang memiliki tugas mempelajari Jupiter kebetulan saja sedang lewat dan memotret penampakan Ganymede dari dekat.

Baca juga: NASA Juno Dekati Bulan Terbesar Jupiter, Ini Misi yang akan Dilakukan

Gambar bulan Jovian Ganymede ini diperoleh oleh pencitra JunoCam di atas pesawat ruang angkasa Juno NASA selama terbang melintasi bulan es pada 7 Juni 2021.NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS Gambar bulan Jovian Ganymede ini diperoleh oleh pencitra JunoCam di atas pesawat ruang angkasa Juno NASA selama terbang melintasi bulan es pada 7 Juni 2021.

Gambar-gambar dari Juno menunjukkan permukaan Ganymede yang retak dan berkawah dengan sangat mendetail.

Gambar dari Juno ini akan dibandingkan dengan gambar yang diambil prob Galileo (1995-2003) dan Voyager (2003).

Baik Galileo dan Voyager, keduanya adalah milik NASA.

Sperti diberitakan BBC, gambar-gambar itu akan dibandingkan untuk melihat apakah ada perubahan seiring waktu.

"(Juno) berada paling dekat dengan bulan raksasa ini dibandingkan pesawat-pesawat antariksa lainnya dalam satu generasi," kata Peneliti Utama Juno Scott Bolton dari Institut Penelitian Southwest di San Antonio.

"Kami memerlukan waktu sebelum kami bisa mengambil kesimpulan ilmiah apapun. Namun sementara itu, kita bisa mengagumi benda langit yang ajaib ini."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi Ungkap Astronot Berisiko Alami Tulang Keropos Saat di Luar Angkasa

Studi Ungkap Astronot Berisiko Alami Tulang Keropos Saat di Luar Angkasa

Oh Begitu
Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Oh Begitu
Apa Itu Intrusi Air Laut?

Apa Itu Intrusi Air Laut?

Fenomena
Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Fenomena
5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

Oh Begitu
5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Oh Begitu
Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Oh Begitu
Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Fenomena
Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena
Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Kita
Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Kita
Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Oh Begitu
Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Oh Begitu
Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Oh Begitu
Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Kita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.