Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dikupas atau Tidak, Cara Terbaik Mengonsumsi Buah?

Kompas.com - 28/03/2024, 13:33 WIB
Annisa Fakhira Mulya Wahyudi,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Sumber ,NIH

KOMPAS.com - Semua orang sepakat bahwa mengonsumsi lebih banyak buah dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Namun, sering menjadi perdebatan, apakah buah paling baik dikonsumsi dengan atau tanpa kulit?

Baca juga: Studi: Aroma Buah Matang Bisa Hentikan Pertumbuhan Sel Kanker

Kulit buah sering kali dibuang karena kebiasaan. Faktanya, membuang kulit sama dengan membuang salah satu bagian buah yang paling kaya nutrisi. 

Kulit buah kaya akan nutrisi 

Kulit buah ternyata mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Jumlah nutrisi yang dikandung pada buah bervariasi berdasarkan jenisnya.

Namun, secara umum, buah yang tidak dikupas mengandung lebih banyak vitamin, mineral, dan senyawa bermanfaat lainnya dibandingkan dengan buah yang dikupas.

The United States Department of Agriculture menyebutkan bahwa Apel mentah dengan kulitnya mengandung 332 persen lebih banyak vitamin K, 142 persen lebih banyak vitamin A, 115 persen lebih banyak vitamin C, 20 persen lebih banyak kalsium, dan 19 persen lebih banyak potasium dibandingkan apel yang dikupas.

Kulit buah dapat membantu merasa kenyang lebih lama

Kulit buah dapat mengurangi rasa lapar dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kandungan seratnya yang tinggi.

Meskipun jumlah pasti seratnya bervariasi, buah dan sayuran segar mungkin mengandung sepertiga lebih banyak serat sebelum lapisan luarnya dihilangkan.e

Penelitian dari National Institutes of Health menunjukkan bahwa serat dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Baca juga: Berapa Banyak Buah yang Boleh Dikonsumsi Setiap Hari?

Serat dapat melakukan hal ini dengan meregangkan perut secara fisik, dengan memperlambat kecepatan pengosongan perut, atau dengan memengaruhi kecepatan pelepasan hormon rasa kenyang dalam tubuh Anda.

Jenis serat yang ditemukan dalam buah-buahan dikenal sebagai serat kental, dipercaya sangat efektif dalam mengurangi nafsu makan.

Oleh karena itu, buah yang tidak dikupas dapat membantu Anda mengurangi rasa lapar dan bahkan menurunkan berat badan.

Kulit dapat membantu mencegah beberapa penyakit

Kulit buah mengandung antioksidan, yaitu senyawa dapat mengurangi risiko beberapa penyakit. Fungsi utama antioksidan adalah melawan molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas.

Radikal bebas dalam kadar tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang pada akhirnya dapat merusak sel dan berpotensi meningkatkan risiko penyakit-penyakit yang lain.

Efek samping mengonsumsi kulit

Meskipun dalam beberapa macam buah, kulitnya mengandung nutrisi penting. Kulit buah tertentu mungkin sedikit sulit dikonsumsi.

Misalnya, kulit alpukat dan melon dianggap tidak bisa dimakan, terlepas dari apakah dikonsumsi dalam keadaan matang atau mentah. Buah jeruk juga memiliki kulit yang keras dan pahit sehingga sulit dikonsumsi mentah

Selain itu, pestisida yang umumnya digunakan untuk menghindari kerusakan tanaman sebelum dipanen. Ternyata, dapat ditemukan pada buah dan sayuran yang ditanam secara organik dan konvensional. 

Baca juga: Kembung Setelah Makan Buah? Simak Penjelasan Ini

Pestisida yang masuk dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai dampak negatif.

Kesimpulannya, beberapa buah seperti nanas, alpukat, dan melon, sebaiknya dikupas. Lainnya, seperti apel, kiwi, anggur, paling baik dikonsumsi bersamaan dengan kulitnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber ,NIH
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com