Kompas.com - 22/09/2021, 11:03 WIB
Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan dosis Covaxin ketika ratusan orang berbaris untuk menerima dosis kedua vaksin melawan virus corona di stadion kota di Hyderabad, India, Kamis, 29 Juli 2021. AP PHOTO/MAHESH KUMAR ASeorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan dosis Covaxin ketika ratusan orang berbaris untuk menerima dosis kedua vaksin melawan virus corona di stadion kota di Hyderabad, India, Kamis, 29 Juli 2021.

KOMPAS.com - Setelah gelombang kedua pandemi Covid-19 yang mematikan menyergap India pada bulan April dan Mei, kasus dilaporkan terus menurun di seluruh negeri dalam beberapa bulan terakhir, bahkan ketika pembatasan juga dilonggarkan.

Namun kondisinya berbeda di negara bagian Maharashtra di barat dan negara bagian Kerala, selatan India. Beberapa bulan terakhir dua negara bagian itu mencatat lagi lonjakan kasus corona.

Pada hari Rabu, Maharashtra melaporkan 3.783 kasus baru corona dan 56 kematian, menjadikan jumlah total kasus infeksi menjadi lebih 6.500.000 dan jumlah korban meninggal lebih dari 138.000.

Kerala mengkonfirmasi total kasus infeksi lebih dari 4.400.000 dengan hampir 23.000 kasus kematian.

Para ahli telah memperingatkan potensi gelombang ketiga yang akan menyerang pada bulan Oktober, di tengah musim festival yang akan datang, dimulai dari festival Hindu Ganesh Chaturthi yang berlangsung selama 11 hari dimulai hari Jumat.

Baca juga: Bali Dibanjiri Wisatawan, Epidemiolog: Pemerintah Jangan Bercanda

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah negara bagian juga telah melakukan antisipasi, dengan memberlakukan langkah-langkah untuk meredam acara yang dihadiri massa dalam jumlah besar.

"Gelombang ketiga tidak akan datang, itu sudah ada di sini," kata Wali Kota Mumbai Kishori Pednekar dengan nada ironi kepada wartawan, Selasa.

India tingkatkan langkah kesehatan

Pemerintah pusat di New Delhi dalam pertemuan pekan lalu menegaskan, tidak ada ruang untuk merasa puas dalam hal kesiapan menghadapi gelombang pandemi berikutnya.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan, upaya sedang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit dan ketersediaan oksigen, sebagai bagian dari Paket Tanggap Darurat COVID II pemerintah.

Rijo M. John, seorang ekonom kesehatan yang berbasis di Kerala mengatakan: "Kasus di Kerala tinggi karena masih memiliki proporsi tinggi populasi yang tidak terinfeksi, dan varian delta masih terus menyebar."

Tetapi setelah lonjakan tinggi, John mengatakan jumlah kasus di Maharashtra dan Kerala mulai stabil. "Kasus [terutama dalam rata-rata 7 hari] tidak meningkat ... Di kedua negara bagian, itu stabil atau menurun," katanya kepada DW.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.