Kompas.com - 10/05/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi rambut rontok. PIXABAY/PIMNANAIlustrasi rambut rontok.

KOMPAS.com - Beberapa kasus rambut rontok hanya bersifat sementara dan akan kembali normal dalam waktu beberapa bulan. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rambut rontok yang Anda alami.

Gunakan ikat rambut berbahan sutera

Ikat rambut berbahan sutera tidak akan mengikat rambut Anda terlalu kencang sehingga menghindari rambut Anda tertarik ketika dikuncir. Bahan sutera sangat lembut sehingga mengurangi friksi antara ikat rambut dan rambut Anda.

Gunakan sarung bantal sutera

Sama seperti ikat rambut, sarung bantal juga bisa menimbulkan gesekan yang menyebabkan rambut rontok. Sarung bantal sutera memang lebih mahal dari sarung bantal biasa. Namun manfaatnya untuk rambut dan bahkan untuk kulit Anda, akan sepadan dengan harga sarung bantal sutera.

Keramas dua hari sekali

Salah satu aspek penting untuk mengurangi kerontokan rambut adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala Anda. Keramas dua hari sekali sudah cukup untuk menjaga kebersihan kulit kepala Anda. Gunakan shampo yang lembut agar tidak merusak rambut Anda.

Baca juga: 16 Penyebab Rambut Rontok, Salah Satunya Keturunan

Gunakan kondisioner

Rambut yang kering akan mudah kusut dan meningkatkan resiko tertarik ketika disisir. Cobalah menggunakan kondisioner setiap sehabis keramas. Oleskan kondisioner pada batang rambut hingga ujung rambut. Kondisioner akan membantu rambut Anda menjadi lebih lembut dan tidak mudah kusut.

Gunakan sisir fleksibel bergigi jarang

Sekarang sudah banyak tersedia sisir dengan bahan yang lebih fleksibel dan bermanfaat untuk mengurangi rambut rontok. Sisir ini bisa Anda beli di toko atau secara online. Sisir fleksibel ini sering disebut sisir detangler atau sisir anti kusut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pijat kulit kepala secara rutin

Memijat kulit kepala membantu melancarkan peredaran darah ke daerah kulit kepala agar bisa meningkatkan asupan nutrisi untuk rambut Anda. Anda bisa melakukan pijat kulit kepala dengan berbagai cara.

Pertama memijat ketika sedang keramas. Pijatlah kulit kepala Anda saat menggunakan shampoo selama kurang lebih 5 menit. Baru setelah itu dibilas.

Kedua, Anda bisa memjiat kulit kepala dengan menggunakan minyak kelapa sebelum keramas. Studi tahun 2018 yang dipublikasikan oleh Journal of the American College Nutrition menyebutkan bahwa minyak kelapa bisa membuat rambut tidak mudah rapuh. Minyak kelapa mengandung asam laurat yang berfungsi mengikat protein di rambut. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Vaksin Covid-19

7 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Vaksin Covid-19

Kita
Oxford Uji Obat Anti-parasit Ivermectin untuk Terapi Covid-19

Oxford Uji Obat Anti-parasit Ivermectin untuk Terapi Covid-19

Oh Begitu
Gejala Pembekuan Darah yang Jarang Terjadi Akibat Vaksin AstraZeneca

Gejala Pembekuan Darah yang Jarang Terjadi Akibat Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Indonesia

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PPSB, Bukan PPKM Mikro | Saat Ini Bumi Terjebak Panas

[POPULER SAINS] Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PPSB, Bukan PPKM Mikro | Saat Ini Bumi Terjebak Panas

Oh Begitu
Memudahkan Pasien, USAID dan Kemenkes Luncurkan Aplikasi Rujukan Pasien TBC oleh Apoteker

Memudahkan Pasien, USAID dan Kemenkes Luncurkan Aplikasi Rujukan Pasien TBC oleh Apoteker

Oh Begitu
Covid-19 Sebabkan Rambut Rontok, Benarkah?

Covid-19 Sebabkan Rambut Rontok, Benarkah?

Kita
5 Fenomena Ini Belum Diungkap oleh Sains, Salah Satunya Hutan Menari

5 Fenomena Ini Belum Diungkap oleh Sains, Salah Satunya Hutan Menari

Oh Begitu
Berusia 3200 Tahun, Kuil Ini Jadi Tempat Mempelajari Alam Semesta di Zaman Kuno

Berusia 3200 Tahun, Kuil Ini Jadi Tempat Mempelajari Alam Semesta di Zaman Kuno

Oh Begitu
Bukan Ivermectin, Ini Obat untuk Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO

Bukan Ivermectin, Ini Obat untuk Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO

Oh Begitu
Bantu Kendalikan Perubahan Iklim, Ini Kegiatan yang Bisa Kita Lakukan Sehari-hari

Bantu Kendalikan Perubahan Iklim, Ini Kegiatan yang Bisa Kita Lakukan Sehari-hari

Oh Begitu
Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Oh Begitu
5 Manfaat Berjemur untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Imun

5 Manfaat Berjemur untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Imun

Oh Begitu
Obat Ivermectin, Disarankan WHO untuk Terapi Covid-19 Hanya dalam Uji Klinis

Obat Ivermectin, Disarankan WHO untuk Terapi Covid-19 Hanya dalam Uji Klinis

Oh Begitu
Satu Lagi Manfaat Kopi, Turunkan Risiko Penyakit Lever

Satu Lagi Manfaat Kopi, Turunkan Risiko Penyakit Lever

Oh Begitu
komentar
Close Ads X