Kompas.com - 06/05/2021, 14:30 WIB
Ilustrasi kehidupan laut dalam ShutterstockIlustrasi kehidupan laut dalam
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Jejak-jejak misterius yang membentuk suatu jalur ditemukan di dasar laut dalam Arktik.

Tim peneliti dari Jerman dan Norwegia pun berhasil mengungkap jalur tak biasa di laut dalam tersebut.

Para peneliti sangat terkejut setelah melihat gambar resolusi tinggi dari dasar laut dalam Arktik secara mendetail.

Jejak misterius seperti jalur yang melintasi sedimen diketahui berakhir di tempat spons. Jalur setapak tersebut menyebar ke segala arah, termasuk menanjak.

Temuan tim peneliti tersebut mengarah pada simpulan bahwa spons mungkin bergerak secara aktif, meski hanya beberapa sentimeter per tahun.

Baca juga: Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Sebelumnya, spons dianggap sebagai salah satu bentuk kehidupan hewan yang paling primitif karena tidak mempunyai organ penggerak dan sistem saraf.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diasumsikan bahwa sebagian besar spons menempel di dasar laut atau digerakkan secara pasif oleh arus laut dan biasanya menuruni lereng.

Kini, tim peneliti laut dalam telah menemukan bahwa spons meninggalkan jejak di dasar laut dalam Arktik.

Temuan ini pun telah dimuat dalam studi baru di jurnal Current Biology pada 26 April 2021 lalu.

“Kami mengamati jejak spikula yang terjalin rapat dan terhubung langsung ke sisi bawah spons dan menunjukkan jejak ini adalah jejak motilitas spons,” kata Dr. Teresa Morganti dari Max Planck Institute of Marine Microbiology.

Baca juga: 30 Spesies Baru dari Kehidupan Laut Dalam Ditemukan di Dekat Galapagos

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Sebut Akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Erick Thohir Sebut Akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Oh Begitu
Mengenal Psoriasis, Penyakit Kulit Kering dan Menebal

Mengenal Psoriasis, Penyakit Kulit Kering dan Menebal

Kita
Ini Kata Ahli tentang Minum Obat untuk Cegah Efek Samping Vaksin

Ini Kata Ahli tentang Minum Obat untuk Cegah Efek Samping Vaksin

Kita
Hewan Ini Diprediksi Bakal Selamat dari Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Hewan Ini Diprediksi Bakal Selamat dari Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Fenomena
6 Manfaat Brokoli, Sayur yang Termasuk Super Food

6 Manfaat Brokoli, Sayur yang Termasuk Super Food

Oh Begitu
Tak Hanya Varian Delta, Mutasi Virus Corona Lain Juga Mengkhawatirkan

Tak Hanya Varian Delta, Mutasi Virus Corona Lain Juga Mengkhawatirkan

Oh Begitu
Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PSBB Ketat, Bukan PPKM Mikro

Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PSBB Ketat, Bukan PPKM Mikro

Kita
Hiu Terus Berenang Sepanjang Hidup, Begini Cara Mereka Istirahat

Hiu Terus Berenang Sepanjang Hidup, Begini Cara Mereka Istirahat

Oh Begitu
Studi: Varian Alpha dan Beta Tidak Sebabkan Viral Load Virus Corona Tinggi

Studi: Varian Alpha dan Beta Tidak Sebabkan Viral Load Virus Corona Tinggi

Fenomena
Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan, Studi Ini Jelaskan

Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan, Studi Ini Jelaskan

Fenomena
LIPI Deteksi 44 Kasus Covid-19 Varian Delta dari Sampel Karawang

LIPI Deteksi 44 Kasus Covid-19 Varian Delta dari Sampel Karawang

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Tercapainya Herd Immunity di Indonesia Masih Sangat Jauh | Cara Membersihkan Ginjal

[POPULER SAINS] Tercapainya Herd Immunity di Indonesia Masih Sangat Jauh | Cara Membersihkan Ginjal

Oh Begitu
Meski Jarang Terjadi, Sindrom Peradangan Bisa Menyerang Orang Dewasa Pasca Covid-19

Meski Jarang Terjadi, Sindrom Peradangan Bisa Menyerang Orang Dewasa Pasca Covid-19

Oh Begitu
Bahan Alami untuk Mengembalikan Indera Penciuman

Bahan Alami untuk Mengembalikan Indera Penciuman

Oh Begitu
Peneliti Sebut Pola Makan Bisa Pengaruhi Risiko Covd-19 Gejala Parah

Peneliti Sebut Pola Makan Bisa Pengaruhi Risiko Covd-19 Gejala Parah

Oh Begitu
komentar
Close Ads X