Kompas.com - 06/05/2021, 11:02 WIB
Ilustrasi vaksin Sinopharm yang diproduksi perusahaan farmasi China. SHUTTERSTOCK/Steve HeapIlustrasi vaksin Sinopharm yang diproduksi perusahaan farmasi China.

KOMPAS.com - Pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyuarakan kepercayaan yang sangat rendah pada data yang diberikan oleh vaksin buatan China, Sinopharm.

Data yang diragukan terkait risiko efek samping yang serius pada beberapa pasian dan secara keseluruhan pada kemampuan Sinopharm mencegah Covid-19.

Dilansir Reuters, Rabu (5/5/2021), juru bicara WHO mengatakan bahwa dokumen tentang vaksin Sinopharm BBIBP-CorV adalah salah satu dari banyak sumber untuk membuat rekomendasi dan dijadwalkan akan dikeluarkan akhir pekan ini.

Namun pihak Sinopharm di Beijing, China tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar di luar jam kerja.

Baca juga: 3 Vaksin Covid-19 di Indonesia, Perbedaan Vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Sinopharm

Dokumen penilaian bukti atau avidence assesment untuk evaluasi suntikan vaksin Sinopharm disiapkan oleh Kelompok Penasihat Strategis (SAGE) WHO, yang disahkan oleh yurisdiksi 45 negara untuk digunakan pada orang dewasa. Dokumen menyebut 65 juta dosis vaksin Sinopharm telah diberikan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para ahli lantas meninjau bukti dan memberikan rekomendasi tentang kebijakan dan dosis vaksin tersebut.

Dokumen tersebut mencakup ringkasan data dari uji klinis di China, Bahrain, Mesir, Yordania, dan Uni Emirat Arab.

Kemanjuran vaksin dalam uji klinis Fase 3 multi-negara adalah 78,1 persen setelah dua dosis, kata dokumen itu.

Ini sedikit turun dari efikasi 79,34 persen yang diumumkan China sebelumnya.

"Kami sangat yakin bahwa 2 dosis BBIBP-CorV manjur dalam mencegah orang dewasa terinfeksi Covid-19," kata dokumen itu.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X