Kompas.com - 26/02/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi Covid-19, pandemi virus corona, pandemi Covid-19. PEXELS/ANNA SHVETSIlustrasi Covid-19, pandemi virus corona, pandemi Covid-19.


KOMPAS.com- Bukan tidak mungkin status pandemi virus corona di suatu negara dapat dicabut lebih cepat tahun ini oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman, definisi dari pandemi virus corona dapat disebut berakhir secara legal akan ditetapkan oleh WHO.

Dicky mengatakan WHO akan menetapkan status pandemi Covid-19 berakhir dari hasil survillance atau pengamatan bahwa mayoritas kasus Covid-19 di dunia dalam kategori terkendali.

"Kalau saya memprediksi 1 kasus per 10 juta orang. Karena tidak mungkin (Covid-19) serta merta dengan cepat sama sekali hilang. Apalagi banyak muncul strain baru," jelas Dicky saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

 

Diperkirakan pandemi virus corona ini dapat terkendali paling cepat awal tahun 2022, berdasarkan estimasi realistis pada level global.

Itu pun, kata Dicky, apabila banyak negara yang telah menerapkan dengan baik program-program pengendalian seperti 3T, 5M dan vaksinasi Covid-19.

Kendati demikian, menurut Dicky, misalnya WHO mencabut status pandemi virus corona ini pada akhir tahun 2021, karena sebagian besar negara dinilai telah dapat mengendalikan Covid-19.

Di antaranya seperti negara-negara di Eropa, Amerika, Asia Pasifik, bahkan sebagian Asia lainnya, maka bisa saja WHO dapat mencabut status pandemi ini.

Baca juga: Pandemi Virus Corona, Ahli Konservasi Desak WHO Tutup Pasar Hewan Liar

 

"Ketika setengah kawasan atau wilayah di dunia ini sudah bisa mengendalikan (virus corona), maka pandeminya bisa dicabut WHO," jelas Dicky.

Artinya, bahwa sebagian wilayah di dunia akan secara bertahap berada dalam posisi menengah sampai akhir untuk keluar dari situasi wabah Covid-19 ini.

Dicky memprediksi negara-negara yang kemungkinan status pandemi virus corona akan lebih dulu dicabut.

Di antaranya Amerika Serikat dan Kanada yang kemungkinan akan bersamaan status pandemi virus corona dicabut oleh WHO, selain itu kawasan Asia Timur dan sebagian kawasan Arab.

Baca juga: WHO Khawatir Amnesia Covid-19 Picu Pandemi Lain, Apa Maksudnya?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X