Pernyataan Resmi WHO, Virus Corona Menyebar di Udara dan Menular

Kompas.com - 10/07/2020, 09:14 WIB
Pengunjung Restoran Seafood Tian Tian di Tiong Bahru, Singapura menunggu sambil menyantap hidangan mereka, Jumat malam (19/06/2020). Warga dapat kembali menyantap hidangan di tempat mulai Jumat hari ini yang adalah  hari pertama Fase 2 Singapura menuju new normal hidup berdampingan dengan virus Covid-19. KOMPAS.com/ ERICSSEN Pengunjung Restoran Seafood Tian Tian di Tiong Bahru, Singapura menunggu sambil menyantap hidangan mereka, Jumat malam (19/06/2020). Warga dapat kembali menyantap hidangan di tempat mulai Jumat hari ini yang adalah hari pertama Fase 2 Singapura menuju new normal hidup berdampingan dengan virus Covid-19.

KOMPAS.com - Dua hari lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bukti-bukti penyebaran virus corona di udara atau airborne.

Kamis (9/7/2020), WHO resmi mengeluarkan pernyataan virus corona dapat bertahan lama di udara dalam ruang tertutup, dan ini dapat menyebar dari satu orang ke orang lain. Hal ini disampaikan WHO dalam rilis resmi berisi 10 halaman yang dapat dibaca di sini.

WHO awalnya meragukan bentuk penularan ini. Namun, semakin banyak bukti ilmiah dan anekdotal yang menunjukkan penularan Covid-19 melalui udara.

Selain itu, minggu ini 239 ilmuwan membuat surat terbuka yang isinya mendesak WHO meninjau kembali penelitian dan merevisi rekomendasinya.

Baca juga: WHO Akui Covid-19 Mungkin Menyebar di Udara, Apa yang Nanti Berubah?

Diketahui sebelumnya, penularan virus corona terjadi melalui kontak langung seperti sekresi dari orang yang terinfeksi, misalnya air liur, melalui droplet atau percikan pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi.

Kontak langsung adalah seseorang yang melakukan kontak fisik atau berada di 1 ruangan dalam jarak 1 meter dengan kasus PDP atau Positif Covid-19.

Selain itu, kontak tidak langsung yang melibatkan benda atau permukaan yang terkontaminasi juga kemungkinan dapat menularkan virus.

Terbaru, WHO menyatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa menular lewat udara atau airborne.

Transmisi melalui udara

WHO resmi menyatakan bahwa penularan bisa terjadi melalui udara.

Dalam pernyataan resminya, WHO mendefinisikan penularan melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X