Miftah Faqih
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Bahagia Komunal

Kompas.com - 23/04/2022, 04:11 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

TUJUAN (goal, destinasi) dari setiap tindakan harus diketahui terlebih dahulu agar pola tindakannya terarah dan tidak memberikan ruang gaduh apalagi penyimpangan. Hal ini merasuk pula dalam hal perilaku keagamaan.

Secara umum dapat dikatakan bahwa tujuan perilaku keagamaan adalah menggapai kebahagiaan. Nah, dari sini muncul pertanyaan,"kebahagiaan yang bagaimanakah yang menjadi destinasi perilaku tersebut?”

Dalam sebuah untaian permohonan yang disebut dengan doa sapujagad dinyatakan: “Wahai Tuhan kami berilah kami bahagia di dunia, bahagia di akhirat, dan hindarkan kami dari kepedihan siksa neraka”.

Untuk mencapai ini dibutuhkan kunci utama yaitu takwa, yakni ketaatan lahir batin, qalban wa arkan, dalam menjalani segala perintah dan menjauhi segala larangan. Meskipun demikian ada hal yang perlu dijelaskan secara gamblang agar tujuan ketakwaan itu terwujud dalam dunia nyata sebagaimana mestinya.

Al Quran di berbagai tempat memberikan gambaran yang jelas terkait orang-orang yang bertakwa ini.

Mereka adalah orang-orang yang mengimani yang gaib, yang menegakkan shalat, mendistribusikan sebagian rezeki yang telah diberikan Allah SWT kepada mereka yang membutuhkan, mengimani wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah SAW dan para utusan yang sebelumnya dan meyakini adanya hari akhir (disarikan dari QS Al-Baqarah (2):3-4).

Dari sini saja dapat diketahui bahwa orang yang bertakwa itu tidak akan mengarus-utamakan kepentingan pribadi dan menumpuk kebahagiaannya sendiri. Ia akan sangat peduli terhadap yang lain.

Ia akan hadir bagi yang lain untuk mendengar, memahami dan memberikan solusi-solusi kreatif yang dibutuhkan demi kemaslahatan yang meluas. At-ta’adi afdlalu minal qashr.

Artinya, orang yang bertakwa itu adalah orang yang punya jatidiri dan peduli terhadap yang lain secara terbuka (inklusif). Keimanan yang dimiliki diwujudkan dalam kerja-kerja yang benar.

Kalau sudah demikian maka ia akan selalu berusaha mengembangkan diri sebagai rasa syukur atas segala karunia yang diterima dan konsisten dengan sumpah jabatan yang telah diucapkannya.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merengkuh Kemenangan Sejati

Merengkuh Kemenangan Sejati

Ramadhan
Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 2 Mei

Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 2 Mei

Ramadhan
Keistimewaan Puasa Ramadhan

Keistimewaan Puasa Ramadhan

Ramadhan
Puasa Ramadhan, Ketakwaan, dan Pancasila

Puasa Ramadhan, Ketakwaan, dan Pancasila

Ramadhan
Mudik Berkemajuan

Mudik Berkemajuan

Ramadhan
Meraih Ketakwaan dengan Puasa

Meraih Ketakwaan dengan Puasa

Ramadhan
Lailatul Qadar Ada Pada Diri Kita

Lailatul Qadar Ada Pada Diri Kita

Ramadhan
Puasa Melatih Manusia Sempurna

Puasa Melatih Manusia Sempurna

Ramadhan
Menjemput Kemuliaan Lailatul Qadar

Menjemput Kemuliaan Lailatul Qadar

Ramadhan
Bahagia Komunal

Bahagia Komunal

Ramadhan
Bedug Puasa dan Spiritual Warga Jakarta

Bedug Puasa dan Spiritual Warga Jakarta

Ramadhan
Ramadhan Memang Istimewa

Ramadhan Memang Istimewa

Ramadhan
Kehilangan Harta dan Kehilangan Segalanya

Kehilangan Harta dan Kehilangan Segalanya

Ramadhan
Ramadhan: Momentum Healing, Meraih Kebahagiaan

Ramadhan: Momentum Healing, Meraih Kebahagiaan

Ramadhan
Menurunkan Al Quran ke Dalam Sanubari

Menurunkan Al Quran ke Dalam Sanubari

Ramadhan
icon-calculator

Kalkulator Zakat

Rp.
Rp.
Rp.
Minimal Rp6.644.868 per bulan
ornament calculator
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.