Dr M Subhan SD
Direktur PolEtik Strategic

Direktur PolEtik Strategic | Founder Mataangindonesia Social Initiative | msubhansd.com | mataanginsaguling.com

Hikmah Ramadhan: Nuzulul Quran dan Turunnya Wahyu Pertama

Kompas.com - 03/05/2021, 05:02 WIB
Ilustrasi bulan purnama. SHUTTERSTOCK/Yongkiet JitwattanatamIlustrasi bulan purnama.

TANGGAL 17 Ramadhan diperingati sebagai turunnya wahyu atau disebut juga sebagai Nuzulul Quran, saat Nabi Muhammad SAW bertafakur, merenung, mengasingkan diri di gua Hira, sekitar 4 kilometer dari pusat kota Mekkah.

Nabi sering menyendiri ke gua Hira setelah mendapatkan tanda-tanda wahyu lewat mimpi baik. Pengasingan diri atau khalwat atau tahannuth adalah latihan-latihan spiritual penuh disiplin, yang juga sudah ada dalam tradisi-tradisi religius lainnya (Armstrong, 2001).

Nabi kembali ke rumah ketika bekal habis. Setelah mengambil perbekalan yang disiapkan Khadijah, sang istri, lalu Nabi balik lagi ke gua Hira.

Baca juga: Hikmah Ramadhan: Nabi Syu’aib dan Orang-orang Curang

Sampai suatu waktu didatangi malaikat Jibril. “Bacalah!” kata Jibril. “Aku tidak pandai membaca,” jawab Nabi.

Kala itu Nabi memang tak bisa baca dan tulis (ummi). Nabi malah ditarik dan didekap Jibril sampai kepayahan dan sulit bernapas.

Jibril mengulangi lagi, “Bacalah!”. Nabi tetap menjawab, “Aku tidak pandai membaca”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian Jibril kembali mendekap, Nabi kembali kepayahan. “Bacalah!” Jibril mengulangi lagi. Tetapi Nabi tetap menjawab, “Aku tidak pandai membaca.”

Jibril kembali mendekap Nabi untuk ketiga kalinya. Begitu melepaskan tubuh Nabi, Jibril mengatakan, “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Demi Tuhanmu Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Baca juga: Hikmah Ramadhan: Kisah Musa, Antara Iman dan Ilmu

Itulah bagian awal Surat Al-Alaq (surat ke-96). Nabi menggigil ketakutan. Nabi pulang ke rumah.

“Selimuti aku, selimuti aku! Sesungguhnya aku cemas atas diriku (akan binasa),” kata Nabi kepada Khadijah.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.