Shalat Berjamaah dengan Physical Distancing, Apakah Menghilangkan Keutamaannya?

Kompas.com - 25/04/2020, 03:57 WIB

KOMPAS.com - Shalat berjamaah merupakan anjuran yang ditekankan oleh Rasulullah ketika melaksanakan shalat lima waktu.

Bahkan dalam shalat Jumat, wajib hukumnya dilakukan secara berjamaah.

Banyak keutamaan yang didapatkan jika seorang muslim melakukan shalat secara berjamaah. Di antaranya seperti dalam hadis berikut:

Dari Abdullah bin Umar RA, Rasulullah bersabda: "Shalat berjamaah melampaui shalat sendirian dengan (memperoleh) 27 derajat," (HR. Bukhari).

Baca juga: Apakah Makan Sahur Saat Puasa Ramadhan Hukumnya Wajib?

Sementara itu, menyempurnakan shaf merupakan salah satu hal utama dalam melakukan shalat berjamaah. Sebab, shaf yang tidak teratur bisa menghilangkan keutamaan shalat berjamaah.

Munculnya pandemi virus corona di Indonesia mengharuskan semua orang untuk menjaga jarak fisik atau physical distancing.

Pasalnya, kerumunan massa dapat memudahkan penyebaran virus yang bermula disebut menyebar di Kota Wuhan itu.

Akibatnya, pelaksanaan shalat berjamaah di masjid-masjid ditiadakan, tidak terkecuali shalat tarawih di bulan Ramadhan tahun ini.

Jika ada masjid yang tetap melaksanakan shalat berjamaah pun, mereka menerapkan aturan physical distancing yang ketat.

Baca juga: Ramadhan di Rumah, Berikut Niat dan Tata Cara Melaksanakan Shalat Tarawih

Hukum darurat

Jemaah menjaga jarak aman saat melakukan shalat Jumat di Karachi, Pakistan. Pemerintah menerapkan batasan shalat berjemaah dan menyerukan warga untuk tetap di rumah, dalam rangka menahan penyebaran virus corona. Foto diambil pada 17 April 2020.AKHTAR SOOMRO/REUTERS Jemaah menjaga jarak aman saat melakukan shalat Jumat di Karachi, Pakistan. Pemerintah menerapkan batasan shalat berjemaah dan menyerukan warga untuk tetap di rumah, dalam rangka menahan penyebaran virus corona. Foto diambil pada 17 April 2020.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merengkuh Kemenangan Sejati

Merengkuh Kemenangan Sejati

Ramadhan
Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 2 Mei

Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 2 Mei

Ramadhan
Keistimewaan Puasa Ramadhan

Keistimewaan Puasa Ramadhan

Ramadhan
Puasa Ramadhan, Ketakwaan, dan Pancasila

Puasa Ramadhan, Ketakwaan, dan Pancasila

Ramadhan
Mudik Berkemajuan

Mudik Berkemajuan

Ramadhan
Meraih Ketakwaan dengan Puasa

Meraih Ketakwaan dengan Puasa

Ramadhan
Lailatul Qadar Ada Pada Diri Kita

Lailatul Qadar Ada Pada Diri Kita

Ramadhan
Puasa Melatih Manusia Sempurna

Puasa Melatih Manusia Sempurna

Ramadhan
Menjemput Kemuliaan Lailatul Qadar

Menjemput Kemuliaan Lailatul Qadar

Ramadhan
Bahagia Komunal

Bahagia Komunal

Ramadhan
Bedug Puasa dan Spiritual Warga Jakarta

Bedug Puasa dan Spiritual Warga Jakarta

Ramadhan
Ramadhan Memang Istimewa

Ramadhan Memang Istimewa

Ramadhan
Kehilangan Harta dan Kehilangan Segalanya

Kehilangan Harta dan Kehilangan Segalanya

Ramadhan
Ramadhan: Momentum Healing, Meraih Kebahagiaan

Ramadhan: Momentum Healing, Meraih Kebahagiaan

Ramadhan
Menurunkan Al Quran ke Dalam Sanubari

Menurunkan Al Quran ke Dalam Sanubari

Ramadhan
icon-calculator

Kalkulator Zakat

Rp.
Rp.
Rp.
Minimal Rp6.644.868 per bulan
ornament calculator
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.