Kompas.com - 27/10/2021, 06:30 WIB
Ilustrasi properti Unplash/Tierra MallorcaIlustrasi properti

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya meyakini apabila pengembang diberikan kesempatan menjual rumah inden maksimal 1 tahun, maka pertumbuhan properti bisa naik sekitar 15-30 persen.

"Jadi, kami dari para pengusaha melihat sebenarnya ada peluang besar kalau melakukan penjualan inden misalnya maksimal hanya untuk satu tahun," ujar Bambang dikutip dari kanal YouTube IDX Channel, Selasa (26/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, pengembang menginginkan agar insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (DTP) Properti bisa diperpanjang hingga tahun depan.

Baca juga: Diskon PPN Dorong Penjualan Rumah Tapak Membaik hingga Akhir Tahun

Sehingga, pengembang berkesempatan dalam menawarkan produk baru kepada konsumen dengan pengawasan ketat.

Mekanismenya, konsumen bisa mengangsur down payment (DP) atau uang muka secara bertahap agar mereka tetap bisa mendapatkan insentif tersebut.

"Bahkan, kalau bisa (insentif) DP 0 persen khusus kaum milenial. Market (pasar) ini akan menyebabkan lonjakan (pertumbuhan) properti," lanjutnya.

Selama ini, ketentuan PPN DTP diberikan untuk rumah ready stock (siap huni), bukan rumah inden.

Dengan ketentuan ini, kata Bambang, tak semua pengembang memiliki kemampuan sudah membangun terlebih dahulu.

Menurut dia, penjualan properti sejak Maret hingga Juni mengalami kenaikan cukup signifikan karena pengembang memiliki banyak stok rumah.

Sedangkan Juni-Juli, stok rumah sudah mulai habis namun pengembang harus mempersiapkan stok baru.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.