Kompas.com - 26/10/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi rumah BrianAJacksonIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah meluncurkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang sebagai langkah awal pengelolaan Dana Tapera melalui pasar modal, Selasa (26/10/2021).

Pembentukan wadah KIK mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, di mana BP Tapera menunjuk Manajer Investasi untuk pengelolaan KIK tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 66 Tahun 2020, KIK yang dibentuk bernama KIK Pemupukan Dana Tapera, yang merupakan suatu produk baru di pasar modal yang diperuntukkan khusus bagi pengelolaan investasi pemupukan Dana Tapera.

Baca juga: Peserta Tapera Bakal Diperluas, Pegawai Swasta Bisa Ikut Tahun 2023

Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana BP Tapera Gatut Subadio mengatakan bahwa pemupukan dana dilakukan dengan dua skema kontrak yang dapat dipilih oleh peserta yaitu konvensional dan syariah.

Menurutnya, setiap skema kontrak memiliki arahan investasinya masing-masing.

"Jadi kalau konvensional itu arahan investasinya tentu menyangkut pada instrumen investasi konvensional," kata Gatut dalam acara peluncuran KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang secara virtual, Selasa (26/10/2021).

Selanjutnya, BP Tapera juga akan menerapkan prinsip syariah pada kontrak yang menggunakan skema syariah.

"Misalnya surat utang kita akan menempatkan di sukuk tentu harus menganut dengan konsep syariah itu sendiri yang Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nya sudah memberikan batasan bagaimana mengelola KIK di area syariah," sambungnya.

BP Tapera hanya dapat berinvestasi pada instrumen deposito, surat berharga negara konvensional dan syariah, serta surat berharga atau surat utang pemerintah daerah konvensional dan syariah.

Baca juga: BP Tapera Pastikan Tak Semua Dana Dialokasikan untuk Investasi

Selain itu juga melalui surat utang permukiman yang diterbitkan dalam rangka pembiayaan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.