Kompas.com - 26/10/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi properti www.shutterstock.comIlustrasi properti

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya meminta dukungan perbankan dalam memudahkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) konsumen, termasuk generasi milenial.

Ini dilakukan agar mereka dapat menikmati perpanjangan relaksasi loan to value/financing to value (LTV/FTV) sebesar 100 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan kata lain, konsumen bisa membeli properti tanpa membayar down payment (DP) atau uang muka sebesar 0 persen.

Baca juga: Rilis Carson, Summarecon Tawarkan DP yang Bisa Dicicil hingga 20 Bulan

"Semua itu bisa berjalan dengan baik kalau kita mendapatkan KPR dengan mudah dan jumlah relatif murah," tutur Bambang dikutip dari kanal YouTube IDX Channel, Selasa (26/10/2021).

Menurut Bambang, kebijakan yang telah diberikan ini akan lebih baik jika difokuskan untuk generasi milenial.

Sebab, pengembang melihat potensi generasi ini cukup besar, terutama pada zaman serba digital saat ini.

Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, pengembang telah menawarkan proyek perumahan yang cocok untuk membeni kebutuhan milenial, contohnya properti di bawah Rp 1 miliar.

Oleh karena itu, upaya yang dilakukan pengembang dalam menggaet generasi ini akan sukses dilakukan jika mendapatkan dukungan perbankan.

Menurut dia, kebijakan relaksasi perpanjangan LTV/FTV ini memunculkan dua konsekuensi yaitu angsuran properti menjadi lebih tinggi serta jangka waktu mencicil menjadi lebih panjang.

"Dengan kondisi KPR yang lebih tinggi, otomatis (membuat) angsuran menjadi lebih tinggi atau kita bisa melakukan dengan tenor lebih panjang," terang dia.

Baca juga: BI Perpanjang Relaksasi DP 0 Persen, REI: Lebih Baik Fokus pada Milenial

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.