Jakarta Terus Alami Penurunan Tanah, Prediksi Biden Bisa Terjadi

Kompas.com - 31/07/2021, 13:19 WIB
Warga melintas di antara dinding tabung raksasa yang dipasang sebagai bagian dari proyek pembangunan tanggul laut raksasa di Jakarta Utara, November 2014. Kompas/Rony Ariyanto NugrohoWarga melintas di antara dinding tabung raksasa yang dipasang sebagai bagian dari proyek pembangunan tanggul laut raksasa di Jakarta Utara, November 2014.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pernyataan presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengenai kemungkinan Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi bisa saja menjadi kenyataan.

Dalam pidatonya di Kantor Direktur Intelijen Nasional, Selasa (27/7/2021), Biden mengingatkan kembali mengenai perubahan iklim dan pemanasan global yang bisa saja mengubah doktrin strategis nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain memaparkan ancaman karena pemanasan global yang terjadi, Biden menyentil kondisi kota Jakarta yang berpotensi tenggelam 10 tahun ke depan.

“Apa yang terjadi di Indonesia jika perkiraannya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan. Mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena akan tenggelam?” kata Biden.

Baca juga: Jakarta Diprediksi Tenggelam Tahun 2050, Pemerintah Didesak Tuntaskan Infrastruktur Pengendali Banjir

Beberapa bulan sebelumnya, laporan Fitch Solutions Country Risk & Industry Research memprediski wilayah utara Jakarta dapat tenggelam secara menyeluruh pada tahun 2050 jika tidak ada intervensi lebih lanjut dari pemerintah.

"Tanpa intervensi, para ahli memperkirakan Jakarta Utara akan tenggelam seluruhnya pada 2050," tulis Fitch Solutions Country Risk & Industry Research dalam laporannya,  Senin (31/5/2021).

Fitch Solutions Country Risk & Industry Research menyebutkan proyek-proyek infrastruktur pelabuhan dan air di Jakarta menelan biaya konstruksi bernilai tinggi, yakni 62,3 miliar dollar AS (Rp 889,3 triliun).

Tak hanya itu, dibangun juga jaringan pipa sekitar 4,5 miliar dollar AS atau setara Rp 64,2 triliun.

Sebagian besar biaya pembangunan infrastruktur ini berasal dari pembangunan proyek tembok laut raksasa atau giant sea wall senilai 40 miliar dollar AS atau setara Rp 571 triliun.

Baca juga: Tanggul Laut Jadi Tol Bekasi-Banten Masih Draf Konseptual

Infrastruktur air ini dirancang untuk melindungi pantai utara Jakarta dari naiknya permukaan air laut dan mengurangi risiko banjir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.