Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tersisa 13 Persen, Kabupaten Bekasi Bakal Lengkap Akhir Tahun 2024

Kompas.com - 21/04/2024, 10:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bekasi menargetkan total 13 persen tanah bakal terdaftar hingga Desember 2024 sebagai syarat mencapai Kabupaten Lengkap.

Kepala Kantah (Kakantah) Kabupaten Bekasi Darman Satia Halomoan Simanjuntak menuturkan, sejauh ini sudah 87 persen tanah di Kabupaten Bekasi terdaftar.

"Tanah terdaftar itu sudah 87 persen, dengan sisa kurang lebih 13 persen. Insya Allah, tahun ini kita menuju Kabupaten Lengkap yang mana tanah-tanah yang belum terpetakan, terpetakan seluruhnya, bidang-bidang tanahnya terukur, NIB-nya identifikasi bidang jelas, dan milik masyarakat langsung bisa di-upgrade (diperbarui) jadi sertifikat," tegas Darman.

Baca juga: AHY Optimistis 104 Kabupaten/Kota Lengkap Tahun Ini

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku optimistis dapat mencapai target 104 Kabupaten/Kota Lengkap se-Indonesia tahun ini.

Optimisme tersebut disampaikan AHY kala mengunjungi Kantor Kementerian ATR/BPN di Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

“Kalau dilihat baru 15 (Kota/Kabupaten Lengkap), tetapi sesungguhnya begini, yang lainnya on-progress (sedang berjalan). Ada yang 70 persen, 80 persen, 90 persen, ada yang tinggal sedikit lagi. Artinya, sesuai dengan timeline, kita optimistis,” tegas AHY.

AHY menambahkan, memang pada awal tahun, waktunya lebih lama dalam penyelesaian target 104 Kota/Kabupaten Lengkap karena ada masalah administrasi maupun persiapan. Namun, begitu sudah siap akan terjadi akselerasi yang baik.

“Jika dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama, sebetulnya pencpaian ini lebih baik. Karena itu, 104 sudah 15, sisanya 89,” tambah AHY.

Menurutnya, dari 89 Kota/Kabupaten yang belum lengkap tersebut akan terbagi dalam empat tahap penyelesaian dan nantinya tuntas pada Desember 2024.

“Jadi, nanti diselesaikan sekian puluh, sekian puluh, masing-masing tahapan ada sekitar 20-an ya biar gampang, 20-an Kabupaten/Kota Lengkap ini akan kita deklarasikan. Ya, ini sedang on-going, on-progress,” ungkap dia.

Nantinya, setiap dua minggu sekali akan ada laporan progres dari Kepala Kantow Wilayah (Kanwil) sesuai dengan tahapannya.

“Jadi, 104 ini masih on-the track, 104 ini akan menjadi target yang akan tercapai,” tuntas AHY.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Berita
Gading Sarpong Makin Ramai, Paramount Rilis Produk Komersial Baru

Gading Sarpong Makin Ramai, Paramount Rilis Produk Komersial Baru

Ritel
PPK GBK Pertanyakan Alasan Pontjo Sutowo Minta Ganti Rugi Rp 28 Triliun

PPK GBK Pertanyakan Alasan Pontjo Sutowo Minta Ganti Rugi Rp 28 Triliun

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com