Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korban Erupsi Gunung Ruang Direlokasi, Akan Dibangunkan Rumah

Kompas.com - 03/05/2024, 20:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) untuk korban erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

Hal ini disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (3/5/2024).

"Yang di Gunung Ruang itu 310 rumah yang perlu direlokasi. Itu akan kita relokasi, sekarang sedang disiapkan lahannya," kata Basuki.

Adapun lokasi yang dianggap aman untuk dibangun perumahan berjarak sekitar 40 kilometer dari tempat eksisting, yakni berada di Bolaang Mongondow.

Adapun RISHA merupakan rumah pra-cetak yang mampu membuat pembangunan menjadi lebih cepat dan digadang-gadang tahan gempa.

"Di Sulawesi Utara sudah ada (stok) 100 RISHA yang siap. Nanti akan dikirim dari Jawa Barat 210," lanjut Basuki.

Baca juga: Ogah Jadi Gubernur DKI Jakarta, Basuki: DNA Saya Bukan di Situ

Pembangunan rumah relokasi tersebut akan dilakukan pada tahun ini dengan anggaran yang akan ditinjau oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Basuki menegaskan bahwa Kementerian PUPR memiliki andil untuk membangun rumah, sementara anggaran akan berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kalau bencana alam enggak pernah tender, tetapi langsung dikerjakan, pelaksanaannya didampingi BPKP. Setelah di-review BPKP berapa anggarannya, baru dimintakan ke BNPB," tuntas Basuki.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com