Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Alasan Kantor BPN Kabupaten Bekasi Direnovasi

Kompas.com - 21/04/2024, 08:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bekasi diklaim memiliki jumlah layanan pertanahan yang tinggi.

"Sampai saat ini sudah dikatakan terbanyak seluruh Indonesia dengan volume tertinggi. Otomatis kita akan lakukan penyesuaian-penyesuaian sistem, termasuk dengan penyesuaian infrastruktur," ungkap Kepala Kantah Kabupaten Bekasi Darman Satia Halomoan Simanjuntak, Jumat (19/4/2024).

Menurut Darman, hal inilah yang menjadi alasan dilakukannya renovasi Kantah Kabupaten Bekasi.

Darman melanjutkan, dengan kenyamanan infrastruktur, tentunya akan memotivasi masyarakat datang langsung untuk mengurus tanahnya.

Dengan melakukan pengurusan tanah mandiri, masyarakat akan mengetahui persoalan apa atau hal apa yang dipenuhi dalam rangka berkas permohonan.

Baca juga: Siapkan Alih Media Sertifikat Tanah Elektronik, Ini Strategi Kantah Depok

Alasan kedua terkait dengan kenyamanan fasilitas otomatis diharapkan membuat kinerja semakin membaik bagi internal.

Sementara bagi pemohon juga dapat dengan mudah merasakan layanan pertanahan yang ada di Kantah Kabupaten Bekasi.

Adapun renovasi terbagi atas bagian interior maupun eksterior. Untuk interior, pekerjaan tersebut telah beres tahun lalu.

Sedangkan, bagian eksterior direnovasi sejak awal Maret dan saat ini masih ada perbaikan kecil.

Darman pun menjelaskan perbedaan Kantah Kabupaten Bekasi yang sudah maupun belum direnovasi.

"Dengan renovasi ada kemudahan pertama, arah menuju kantor. Kalau sebelumnya, pemohon kasih testimoni masih kebingungan masuk kantornya, keluarnya lewat mana. Nah, dengan kita tata ulang, masuk kantornya lebih tahu posisinya lewat mana dan keluarnya lewat mana," kata dia.

Sehingga, blokade Kantah Kabupaten Bekasi menjadi lebih jelas.

Kedua, akses masuk Kantah Kabupaten Bekasi menjadi lebih mudah yang tadinya jauh sekitar 20 meter, sekarang lebih dirapatkan.

Sementara terakhir adalah tak ada mobil yang masuk ke dalam karena sudah ada block-zone diluar agar masyarakat nyaman.

"Karena, selama ini kan kalau mobil masuk, untuk keluarnya susah lagi. Sekarang, sudah ada block-zone, sekarang lebih mudah," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com