Kompas.com - 04/02/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi kucing minum susu. PIXABAY/CHRISTOPHERPLUTAIlustrasi kucing minum susu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat memelihara kucing untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan, hampir setiap pemilik kucing pasti akan memberikan perawatan terbaik untuk memanjakan teman berbulunya.

Saking dimanjakannya, mungkin tidak sedikit pemilik kucing sampai cukup bermodal untuk mau memberikan susu sapi kepada kucingnya.

Saat pemiliknya memberi susu sapi kepada kucing peliharaannya, mungkin mereka menganggap hal tersebut baik untuk menunjang nutrisi, padahal itu justru tidak baik bagi si kucing.

Baca juga: Jangan Diberikan, 10 Makanan Ini Sangat Berbahaya untuk Kucing

Mungkin kamu telah terbawa paradigma dengan gambar atau tayangan yang memperlihatkan kucing tampak begitu menikmati secangkir susu sapi, sehingga menganggap hal ini baik, meskipun kenyataannya adalah tidak baik.

Dikutip dari laman resmi Purina, Kamis (4/2/2021), susu sapi tidak sehat untuk kebanyakan kucing, terutama jika menggantikan makanan yang seimbang.

“Mengonsumsi susu sapi saja tidak akan menyediakan semua nutrisi penting yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan kucingmu,” kata Ahli Gizi Senior Purina, Jan Dempsey.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Susu sapi utuh dan skim juga dapat menambah jumlah lemak yang tidak sehat ke dalam makanan kucing.

Baca juga: Simak, Begini Caranya Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Menurut Dempsey, terlalu banyak lemak dapat meningkatkan berat badan pada kucing dan menyebabkan mereka sakit perut.

Ahli nutrisi Purina, Lori Mintle menambahkan, "Tinja yang kendur dapat mengindikasikan intoleransi laktosa pada kucingmu."

Meski susu sapi terasa enak dan sebagian kucing mau meminumnya, tetapi efeknya pada kucing adalah gangguan pencernaan.

Seperti halnya pada manusia, sebagian kucing juga tidak bisa mencerna laktosa, gula susu yang terdapat dalam produk susu kemasan.

 

Dikutip dari Reader's Digest, kucing hanya bisa mencerna laktosa dengan baik setelah dilahirkan dan pada masa awal kehidupannya. Namun, kucing hanya bisa diberikan susu dari induknya.

Setelah itu, tubuhnya akan memproduksi enzim laktase sehingga tidak bisa lagi mencerna susu. Ketika gigi kucing tumbuh, ia tak lagi butuh susu induknya dan mulai makan.

"Walau ada kucing yang bisa menoleransi susu dan terlihat menikmatinya, tetapi susu sapi tidak direkomendasikan. Kucing tidak butuh susu sapi, apalagi efek negatifnya lebih besar dari pada manfaatnya," jelas dokter hewan Gary Richter. 

Baca juga: Kucing Banyak Minum, Apa Hanya Haus atau Ada Masalah Lain?

Meskipun anak kucing dapat meminum susu induknya, banyak kucing yang kehilangan kemampuan untuk mengolahnya setelah disapih.

Kucing pada umumnya kehilangan kemampuan mencerna gula yang ditemukan dalam susu setelah disapih karena menggantikan makanan padat, dan mereka tidak lagi membutuhkan kemampuan ini.

"Namun, ini bervariasi, dan beberapa kucing dapat mencerna gula susu hingga dewasa dan mungkin seumur hidup," jelas Jan Dampsey.

Ketika kucing memiliki intoleransi laktosa, mereka akan menunjukkan gejala berupa mual dan muntah, diare, gas berlebih hingga pembengkakan di daerah perut.

Jadi, setelah memberikan kucing suguhan susu sapi dan gejala-gejala di atas muncul, bisa disimpulkan itu karena intoleransi laktosa.

Baca juga: Kenapa Kucing Menyukai Ikan?

Mengapa kucing dewasa mendambakan susu?

Meskipun kucingmu sudah besar, dia mungkin masih menginginkan susu. Seperti halnya manusia, kucing mengasosiasikan rasa dan aroma tertentu dengan ingatan positif, jadi susu seperti makanan yang menenangkan bagi mereka.

Dapatkah saya menuang susu pada makanan favorit kucing?

Tidak. Ini mungkin ide yang bagus, tapi ini bisa menyebabkan masalah gastrointestinal.

“Selain kemungkinan masalah gastrointestinal menuangkan susu ke makanan kucingmu dapat mendorongnya untuk kenyang dengan susu saja dan tidak cukup makanan padat untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya," tutur Dampsey.

 

Hal terburuk yang bisa terjadi

Jika kucingmu minum susu dan menderita diare secara teratur, akibatnya bisa fatal. Ini paling sering ditemukan pada anak kucing karena menyebabkan dehidrasi.

Daripada susu, cukup berikan kucingmu apa yang sebenarnya dibutuhkannya, yakni air bersih. Air diperlukan secara teratur untuk membantu kucing tetap terhidrasi.

Jika kucingmu tampaknya tidak minum cukup air, mungkin karena dia mengonsumsi makanan basah. Kadar air makanan basah seringkali cukup untuk mencukupi kebutuhan airnya.

Namun, jika kucingmu makan makanan kering dan tidak mendapatkan cukup air, kamu dapat mencoba membuat kucing minum dari keran atau air showe, karena air yang mengalir sering kali memikatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.