Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Kucing Menggigit Pemiliknya dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 22/04/2024, 10:47 WIB
Bella Nurmaya Putri,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Pet MD

JAKARTA, KOMPAS.com - Kucing dikenal hewan yang lincah dan senang bermain, baik dengan mainan maupun pemiliknya.

Saat bermain, kucing cenderung melompat, mengejar, bahkan tak jarang menggigit pemiliknya. Hal ini pun membuat banyak pemilik dan pencinta kucing, mengapa kucing menggigit pemiliknya? 

Baca juga: 5 Cara Menjauhkan Kucing dari Taman

Menurut Alison Gerken, residen dokter hewan dan perilaku klinis di Florida Veterinary Behavior Service, kucing sering kali melakukan "gigitan kasih sayang" sebagai bentuk komunikasi unik yang memungkinkannya mengekspresikan perasaan dan kebutuhannya.

Selain bermakna kasih sayang, penyebab kucing menggigit pemiliknya karena kecemasan, sensitivitas sentuhan, merasa terancam, bahkan perilaku agresif.

Meski umumnya tidak menimbulkan luka atau risiko serius, gigitan kucing bisa terasa sakit karena giginya yang tajam.

Biasanya, kucing menggigit pemiliknya saat pemiliknya mengeluasnya ketika tengah bersantai. 

Baca juga: Ingin Mengadopsi Kucing Liar? Perhatikan 3 Hal Ini Dulu

Membedakan gigitan kasih sayang dengan gigitan asli pada kucing

Ilustrasi kucing menggigit pemiliknya.Shutterstock/Sozina Kseniia Ilustrasi kucing menggigit pemiliknya.
Dikutip dari Pet MD, Senin, (22/4/2024), ada beberapa jenis gigitan kucing, gigitan asli saat dirinya terancam dan gigitan kasih sayang atau lembut. 

Mengenali perbedaan antara gigitan kasih sayang dan gigitan asli pada kucing, sangat penting bagi pemilik untuk menjaga keselamatan serta kesejahteraan kucing maupun pemilknya. 

Kucing menggigit dengan lembut dapat menunjukkan tanda kasih sayang atau afeksi serta menyampaikan emosi lain, seperti saat dipeluk, mengalami frustrasi, mencari perhatian, atau menunjukkan insting berburu. 

Kucing menggigit dengan kasih sayang sering terjadi saat sedang bermain atau berinteraksi dengan pemiliknya secara lembut. Kucing mungkin menggigit saat berada dalam suasana  santai dan nyaman.

Selain itu, kucing menggigit dengan lembut bermaksud untuk mengakhiri sesi pemanjaan yang terlalu lama atau sebagai ungkapan kasih sayang yang berkelanjutan.

Sedangkan kucing menggigit asli bisa menjadi ancaman dan biasanya dilakukan saahabat bulu saat ingin menghentikan interaksi atau situasi karena rasa takut, kecemasan, serta rasa sakit.

Gigitan kucing yang lebih serius sering kali disertai dengan bahasa tubuh kucing yang menunjukkan ketakutan dan agresi, seperti pupil melebar, telinga menempel ke belakang, bulu berdiri tegak, ekor bergerak-gerak, serta mendesis atau menggeram.

Sedangkan gigitan kasih sayang sering terjadi saat kucing sedang bermain atau berinteraksi dengan pemiliknya secara lembut. Mereka mungkin menggigit saat berada dalam suasana yang santai dan nyaman. 

Baca juga: Penyebab Kucing Menggigit Kabel dan Cara Mencegahnya, Bisa Kebakaran

Cara mengatasi kucing yang suka mengigit

  • Kenali bahasa tubuh kucing

Mengerti bahasa tubuh kucing adalah kunci menghindari gigitannya. Perhatikan tanda-tanda peringatan bahwa sahabat bulu sudah bosan, seperti otot tegang, ekor bergerak-gerak, atau pupil  melebar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com