Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilpres AS 2024: Nikki Haley Menang "Primary" Washington DC, Rentetan Kemenangan Trump Terhenti

Kompas.com - 04/03/2024, 09:42 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) Nikki Haley memenangi pemilihan pemdahuluan (primary) Partai Republik di Washington DC pada Minggu (3/3/2024).

Ini adalah kemenangan pertama Haley dalam upayanya melenggang ke pemilihan presiden atau pilpres AS 2024, sekaligus menghentikan rentetan kemenangan pesaingnya, Donald Trump, untuk sementara.

Namun, Trump diprediksi mendapatkan suara beberapa ratus delegasi lagi dalam pemilihan Super Tuesday pekan ini.

Baca juga: Pilpres AS 2024: Trump Menang Kaukus Missouri, Sapu Bersih Konvensi Michigan

Meski banyak kalah di awal primary, Haley bertekad akan tetap bersaing setidaknya sampai pemilihan pendahuluan selesai.

Mantan duta besar AS untuk PBB itu enggan menyebutkan primary mana saja yang ia yakini akan menang.

Dikutip dari Associated Press, Haley pekan lalu kalah di negara bagian asalnya yaitu South Carolina.

Associated Press menyatakan Haley sebagai pemenang di Washington DC setelah Partai Republik merilis hasilnya. Ia memenangi semua 19 delegasi yang diperebutkan.

Washington DC adalah salah satu wilayah dengan jumlah anggota Partai Demokrat terbanyak, dan hanya memiliki 23.000 pendukung Partai Republik yang terdaftar.

Pada pilpres AS 2020, Joe Biden menang di sana dengan perolehan 92 persen suara.

Baca juga:

Tak lama setelah kemenangan Haley, Trump menyindir dengan menyebutnya sebagai Ratu Rawa yang menang berkat para pelobi dan orang dalam.

Meski berkampanye sebagai tokoh konservatif, Haley cenderung mendapat suara lebih banyak di kalangan pemilih yang moderat dan independen.

Rata-rata empat dari sepuluh pendukung Haley di primary Partai Republik di South Carolina adalah kelompok moderat, dibandingkan 15 persen yang mendukung Trump, menurut AP VoteCast yang menyurvei lebih dari 2.400 pemilih di pemilihan tersebut.

Di sisi lain, rata-rata delapan dari sepuluh pendukung Trump diidentifikasi sebagai konservatif, dibandingkan sekitar separuh massa Haley.

Baca juga: Trump Belum Pilih Cawapres, Nama Nikki Haley Mencuat, Siapakah Dia?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com