Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rusia Hancurkan Semua 38 Drone Ukraina yang Serang Crimea

Kompas.com - 03/03/2024, 22:17 WIB
Aditya Jaya Iswara

Editor

Penulis: Reuters/VOA Indonesia

CRIMEA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim sistem pertahanan udaranya berhasil menghancurkan seluruh 38 pesawat nirawak atau drone yang diluncurkan Ukraina di Semenanjung Crimea pada Minggu (3/3/2024) pagi.

Sebelumnya sejumlah media sosial Ukraina dan Rusia melaporkan adanya suara ledakan dahsyat di Pelabuhan Feodosia.

Kementerian Pertahanan Rusia tidak mengatakan apakah ada kerusakan atau korban jiwa dalam pernyataannya di aplikasi pesan Telegram.

Baca juga: Percakapan Rahasia Jerman-Ukraina Bocor, Ungkap Rencana Bombardir Crimea

Pejabat Rusia di Crimea sebelumnya melaporkan bahwa lalu lintas di jalan raya dekat Feodosia dibatasi secara signifikan.

Lalu lintas melintasi jembatan yang menghubungkan Semenanjung Crimea dengan daratan Rusia dihentikan selama beberapa jam sebelum kemudian dilanjutkan kembali sekitar pukul 01.40 waktu setempat, menurut pejabat Rusia di Crimea melalui pesan Telegram.

Media sosial Rusia dan Ukraina mengutip penduduk Feodosia yang melaporkan terdengarnya ledakan dahsyat di area pelabuhan dan depot minyak sekitar pukul 02.00 waktu setempat pada Minggu (3/3/2024).

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen laporan ledakan tersebut. Belum ada komentar langsung dari pejabat Ukraina.

Baca juga:

Semenanjung Crimea, yang diambil alih oleh Rusia dari Ukraina pada 2014, dan Laut Hitam yang berbatasan dengannya, menjadi fokus perang kedua negara itu dalam dua tahun terakhir.

Serangan drone udara dan laut dari Ukraina semakin intensif, mengakibatkan kerusakan atau penghancuran kapal dan fasilitas perbaikan angkatan laut di Pelabuhan Sevastopol. Kyiv juga melakukan serangan terhadap sasaran-sasaran lainnya.

Moskwa menggunakan armadanya di Laut Hitam untuk melakukan serangan jarak jauh ke Ukraina. Bagi Presiden Rusia Vladimir Putin, perairan yang terhubung ke Laut Mediterania juga merupakan titik penting untuk memperluas pengaruh Moskwa ke Timur Tengah dan Eropa.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, pasukannya berhasil mengurangi kekuatan militer Moskwa di Laut Hitam. Menurutnya, dengan dukungan lebih besar dari sekutu Kyiv, hal ini dapat membawa Ukraina meraih kemenangan akhir atas Rusia.

Baca juga: Presiden Ukraina Desak Sekutunya Bantu Sistem Pertahanan Udara

Artikel ini pernah dimuat di VOA Indonesia dengan judul Rusia: Ukraina Serang Krimea dengan 38 Drone.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com