Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rusia Terus Serang Ukraina Timur, 5 Orang Luka-luka

Kompas.com - 03/03/2024, 18:54 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

KHERSON, KOMPAS.com - Rusia kembali menyerang wilayah Donetsk di Ukraina timur, menyebabkan lima orang luka-luka pada Minggu (3/3/2024).

Sementara itu, serangan Rusia di wilayah Kherson pada hari yang sama menewaskan satu orang.

Serangan-serangan ini terjadi ketika jumlah korban tewas dari gempuran drone Rusia di kota pelabuhan Odessa naik menjadi sepuluh orang.

Baca juga: Drone Rusia Serang Kota Pelabuhan Odessa di Ukraina, 2 Bayi Tewas

Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengungkapkan, satu orang tewas dan tiga korban luka-luka di Kherson.

Kemudian, penembakan di garis depan Kharkiv, Kherson, dan Zaporizhzhia menewaskan tiga orang pada Jumat (1/3/2024) dan Sabtu (2/3/2024).

Hampir 100 kru penyelamat terlibat pencarian untuk mencari sekitar sepuluh orang yang hilang pada Sabtu malam di Odessa.

Gubernur wilayah Odessa yaitu Oleg Kiper mengatakan di Telegram, jasad wanita yang tewas sedang ditarik dari reruntuhan.

Beberapa menit kemudian, Kiper menambahkan bahwa jasad bayi lainnya baru saja ditemukan di samping tubuh wanita tersebut.

Baca juga:

"Seorang ibu mencoba melindungi bayinya yang berusia delapan bulan dengan tubuhnya. Mereka ditemukan dalam keadaan berpelukan erat," kata layanan darurat Ukraina di Telegram, dikutip dari kantor berita AFP.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu memohon negara-negara Barat segera mengirimkan lebih banyak sistem pertahanan udara menyusul rentetan serangan Rusia.

“Kami membutuhkan lebih banyak pertahanan udara dari para mitra kami. Kami perlu memperkuat perisai udara Ukraina untuk menambah perlindungan bagi rakyat kami dari teror Rusia,” kata Zelensky di media sosial.

“Semakin banyak sistem pertahanan udara dan semakin banyak rudal untuk sistem pertahanan udara akan menyelamatkan nyawa-nyawa.”

Baca juga: Belanda Akan Kirim Bantuan Militer Rp 34 Triliun ke Ukraina

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber AFP

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com