Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunung Everest Bau Kotoran Manusia, Pendaki Wajib Bawa Kantong Khusus

Kompas.com - 09/02/2024, 20:29 WIB
Albertus Adit

Penulis

KATHMANDU, KOMPAS.com - Pendaki gunung Everest saat ini diwajibkan membawa kembali kotoran mereka untuk dibawa ke base camp.

Aturan baru ini dibuat karena semakin banyak kotoran manusia (tinja) yang ada di jalur pendakian gunung hingga menimbulkan bau tak sedap.

Karenanya, para pendaki harus membawa kantong khusus kotoran manusia dengan membelinya di base camp untuk nantinya akan diperiksa lagi saat turun.

Baca juga: Helikopter Jatuh Dekat Gunung Everest, 6 Penumpang Tewas

Sebagaimana diberitakan Independent pada Jumat (9/2/2024), peraturan baru ini muncul di tengah meningkatnya keluhan mengenai volume sampah manusia yang berjejer di jalur pendakian gunung yang sulit terdegradasi secara alami karena suhu dingin ekstrem.

Pemerintah Kota Pasang Lhamu Nepal mengumumkan bahwa para pendaki akan diminta membeli kantong kotoran di base camp yang nantinya akan diperiksa saat kembali.

Aturan tersebut berlaku bagi pendaki Gunung Everest dan Gunung Lhotse, yang terhubung ke Everest melalui Jalur Selatan.

Masalah kotoran manusia telah menjadi perhatian pihak berwenang Nepal selama bertahun-tahun karena semakin banyak izin yang dikeluarkan setiap tahunnya, yang menurut para ahli, menyebabkan kepadatan penduduk di pegunungan.

Pihak berwenang mengatakan aturan baru ini akan diberlakukan menjelang musim pendakian tahun ini di Nepal, yang dimulai pada Maret dan berlangsung hingga Mei.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Wilayah Rusia Bisa Saja Melepaskan Diri | Penyelamatan Pendaki di Everest

"Kami mendapat keluhan bahwa tinja manusia terlihat di bebatuan dan beberapa pendaki jatuh sakit. Ini tidak dapat diterima dan mengikis citra kami," ujar Mingma Sherpa, ketua kota pedesaan Pasang Lhamu kepada BBC News.

"Gunung kami mulai bau busuk," imbuh dia.

Menurut Komite Pengendalian Pencemaran Sagarmatha, diperkirakan ada sekitar tiga ton kotoran manusia yang tersebar di antara kamp satu, yang terletak di kaki Everest, dan kamp empat, yang lebih dekat ke puncak.

"Setengahnya diyakini berada di South Col, yang juga dikenal sebagai kamp empat. Sampah masih menjadi masalah besar, terutama di kamp-kamp yang terletak di dataran tinggi yang tidak dapat dijangkau," terang Chhiring Sherpa, kepala eksekutif organisasi tersebut.

Sementara itu, Komite Pengendalian Polusi Sagarmatha dilaporkan membeli sekitar 8.000 kantong kotoran dari Amerika, yang akan didistribusikan kepada para pendaki, sherpa, dan staf pendukung.

Setiap orang akan diberikan dua tas, yang dirancang untuk berbagai kegunaan.

Kantong-kantong ini dilengkapi dengan bahan kimia yang dapat mengeraskan kotoran manusia dan mengurangi baunya secara signifikan.

Baca juga: Kisah Penyelamatan Pendaki Malaysia yang Menggigil di Zona Kematian Everest

Kantong kotoran manusia tersebut nanti harus dibawa turun ke base camp untuk kemudian di buang di tempat yang telah disediakan.

Jika tidak dibawa ke bawah, pihak berwenang di Nepal akan menindak pendaki jika kotorannya ditinggalkan di puncak gunung.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com