Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria Bersenjata Bunuh 4 Orang di Pasar, Termasuk Paman Tersangka

Kompas.com - 09/02/2024, 16:39 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

TBILISI, KOMPAS.com - Seorang pria bersenjata membunuh empat orang di sebuah pasar di Kota Rustavi, Georgia. Bahkan diantara korban tewas itu adalah paman tersangka.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Georgia dalam pernyataannya, pria itu diidentifikasi kelahiran tahun 1988.

Saat berada di sebuah pasar di Kota Rustavi, tersangka menembakkan beberapa peluru hingga mengakibatkan empat orang tewas.

Baca juga: Tentara Thailand Bunuh 15 Tersangka Penyelundup Narkoba dalam Baku Tembak

"Empat orang tewas akibat kejadian tersebut, termasuk paman tersangka yang bekerja di pasar," katanya dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri, dikutip dari AFP pada Jumat (9/2/2024).

"Tersangka ditahan di tempat kejadian. Sedangkan satu orang yang terluka dibawa ke rumah sakit," tambah kementerian tersebut.

Pihak kementerian tersebut tidak memberikan spesifikasi jenis senjata api yang digunakan tersangka.

Bahkan pihak kementerian belum memberikan pernyataan terkait motif dari pelaku penembakan.

Diketahui, penembakan massal relatif jarang terjadi di Georgia, di mana kepemilikan senjata api ilegal dapat dihukum enam tahun penjara.

Tahun lalu, seorang pensiunan perwira militer membunuh lima orang, termasuk seorang petugas polisi.

Bahkan pelaku tersebut juga melukai lima orang lainnya di wilayah Kakheti timur negara itu, sebelum akhirnya melakukan bunuh diri.

Pada 2014, pemerintah Georgia memperketat undang-undang senjata yang sebelumnya dilonggarkan.

Baca juga: Tersangka Mata-mata Rusia Meninggal di Penjara Latvia, Kesehatannya Turun Cepat

Maka, menjadikannya ilegal bagi orang untuk membeli atau membawa senjata tanpa izin khusus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber AFP

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com