Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trump Menang dalam Pemilihan Capres Partai Republik di New Hampshire

Kompas.com - 24/01/2024, 09:52 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP,Reuters

NEW HAMPSHIRE, KOMPAS.com - Donald Trump memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Republik di Negara Bagian New Hampshire, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (23/1/2024).

Ia mengalahkan pesaingnya Nikki Haley dan melanjutkan perjalanannya untuk mengunci posisi calon presiden (Capres) dari Partai Republik guna mengincar masa jabatan kedua di Gedung Putih pada November mendatang.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Donald Trump," kata Haley kepada para pendukungnya setelah jaringan TV AS dengan cepat memproyeksikan hasilnya, dikutip dari AFP.

Baca juga: Trump Menang Besar dalam Pemilihan Capres Partai Republik di Iowa, Apa Tanggapannya?

Haley kemudian bersumpah bahwa dia akan terus berjuang.

"Pertandingan ini masih jauh dari selesai," jelas dia.

Haley pun memperingatkan para pemilih Partai Republik agar menjauh dari Donald Trump.

Dia mengatakan bahwa pencalonan mantan presiden AS yang kontroversial itu akan berarti kemenangan bagi Joe Biden pada Pilpres AS 2024.

“Rahasia terburuk yang dirahasiakan dalam politik adalah seberapa besar keinginan Partai Demokrat untuk melawan Donald Trump. Nominasi Trump adalah kemenangan Biden,” katanya kepada sebuah acara di New Hampshire.

Sebelumnya, Donald Trump juga telah meraih kemenangan gemilang dalam pemilihan presiden putaran pertama Partai Republik tahun 2024 di Negara Bagian Iowa pada Senin (15/1/2024).

Ia menegaskan kekuasaannya atas partai tersebut di negara bagian itu, meskipun menghadapi sejumlah tuntutan pidana saat Trump berupaya untuk bertanding ulang dengan Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden.

Baca juga: Ron DeSantis Mundur dari Pilpres AS 2024, Beralih Dukung Trump

Dalam pemilihan pendahuluan di Iowa, Gubernur Florida Ron DeSantis (45) berada jauh di belakang di posisi kedua, mengungguli mantan Duta Besar AS Nikki Haley (51) ketika mereka berjuang untuk menjadi alternatif utama selain Trump.

Trump (77) menang dengan selisih yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pemilu Partai Republik di Iowa, memperkuat argumennya bahwa pencalonannya sudah pasti mengingat keunggulan besarnya dalam jajak pendapat nasional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Singapore Airlines Turbulensi Parah | Hasil Penyelidikan Awal Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

[POPULER GLOBAL] Singapore Airlines Turbulensi Parah | Hasil Penyelidikan Awal Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

Global
Presiden Iran Meninggal, Turkiye Adakan Hari Berkabung

Presiden Iran Meninggal, Turkiye Adakan Hari Berkabung

Global
Saat Pesawat Singapore Airlines Menukik Turun 6.000 Kaki dalam 3 Menit...

Saat Pesawat Singapore Airlines Menukik Turun 6.000 Kaki dalam 3 Menit...

Global
Menlu Jerman: Ukraina Butuh Segera Tingkatkan Pertahanan Udara untuk Lawan Rusia

Menlu Jerman: Ukraina Butuh Segera Tingkatkan Pertahanan Udara untuk Lawan Rusia

Global
Singapore Airlines Turbulensi Parah, Penumpang Terlempar ke Kabin Bagasi

Singapore Airlines Turbulensi Parah, Penumpang Terlempar ke Kabin Bagasi

Global
Presiden Raisi Meninggal, Kedubes Iran Sampaikan Terima Kasih atas Belasungkawa Indonesia

Presiden Raisi Meninggal, Kedubes Iran Sampaikan Terima Kasih atas Belasungkawa Indonesia

Global
Sosok Jacob Zuma, Mantan Presiden Afrika Selatan yang Didiskualifikasi dari Pemilu Parlemen

Sosok Jacob Zuma, Mantan Presiden Afrika Selatan yang Didiskualifikasi dari Pemilu Parlemen

Internasional
Gelombang Panas India Capai 47,4 Derajat Celsius, Sekolah di New Delhi Tutup

Gelombang Panas India Capai 47,4 Derajat Celsius, Sekolah di New Delhi Tutup

Global
ChatGPT Tangguhkan Suara AI Mirip Scarlett Johansson

ChatGPT Tangguhkan Suara AI Mirip Scarlett Johansson

Global
Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah, 1 Penumpang Tewas, 30 Terluka

Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi Parah, 1 Penumpang Tewas, 30 Terluka

Global
Rusia Tuduh AS Akan Taruh Senjata di Luar Angkasa

Rusia Tuduh AS Akan Taruh Senjata di Luar Angkasa

Global
Panglima Hamas yang Dalangi Serangan 7 Oktober Diburu di Luar Gaza

Panglima Hamas yang Dalangi Serangan 7 Oktober Diburu di Luar Gaza

Global
Teroris Serang Kantor Polisi Malaysia, Singapura Waspada

Teroris Serang Kantor Polisi Malaysia, Singapura Waspada

Global
Kesal dengan Ulah Turis, Warga Jepang Tutup Pemandangan Gunung Fuji

Kesal dengan Ulah Turis, Warga Jepang Tutup Pemandangan Gunung Fuji

Global
Iran Setelah Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Apa yang Akan Berubah?

Iran Setelah Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Apa yang Akan Berubah?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com