Kompas.com - 03/10/2022, 11:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, memakan ratusan korban jiwa. Peristiwa tersebut menarik perhatian global, sederet klub sepak bola dunia pun berduka atas tragedi ini.

Ratusan orang meninggal akibat insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Tragedi diawali oleh kekecewaan para suporter Aremania usai kekalahan Arema FC dalam pertandingan melawan Persebaya dengan skora akhir 2-3, membuat para suporter turun ke lapangan dan berusaha mencari para pemain serta ofisial.

Hal ini sontak membuat polisi melakukan proses pencegahan dan menembakkan gas air mata karena tindakan anarkis para suporter.

Baca juga: Media Asing: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Salah Satu Bencana Sepak Bola Terburuk di Dunia

Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan turut berduka atas kejadian yang menewaskan ratusan orang tersebut.

Melalui situs FIFA, Presiden FIFA Gianni Infantio menuliskan, “Dunia sepak bola sedang dalam keadaan terkejut mengikuti insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya … ini merupakan hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman. Saya mengutarakan duka cita sedalam-dalamnya pada keluarga serta teman korban yang kehilangan nyawanya akibat insiden tragis ini.”

Dalam tagar #KanjuruhanStadium, pesepakbola Mesut Ozil juga menyatakan ikut berdukacita melalui akun Twitter pribadinya, “Turut berbelasungkawa untuk semua korban meninggal dalam peristiwa di Malang, Indonesia. Saya berdoa untuk para korban semoga ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi TUHAN.”

Baca juga: Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Selain itu, beberapa klub sepak bola dunia juga turut berbelasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.

"FC Barcelona berduka atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia dan menolak segala tindakan kekerasan baik di dalam maupun di luar lapangan. Belasungkawa yang tulus kami sampaikan kepada keluarga dan teman-teman para korban," tulis klub sepak bola asal Spanyol, FC Barcelona.

Klub sepak bola asal Inggris, Arsenal, turut memberikan ucapan belasungkawa, "Kami sangat sedih mengetahui peristiwa di Malang di Stadion Kanjuruhan Indonesia hari ini. Bersama dengan semua orang yang memiliki koneksi pada sepak bola, pikiran kami bersama semua orang yang terkena dampak tragedi ini."

Baca juga: Mengenang Bencana Estadio Nacional Peru, Tragedi Sepak Bola Paling Mengerikan di Dunia, 300 Orang Tewas

Jumlah korban tewas tragedi Kanjuruhan

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan memutakhirkan data korban meninggal dunia dari peristiwa di stadion Kanjuruhan. Menurutnya, saat ini setelah diperbaharui, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian itu sebanyak 125 orang.

"Update data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 setelah ditelusuri di RS terkait menjadi meninggal dunia 125 orang," kata Nyoman Eddy kepada awak media, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Ia mengungkapkan, terjadinya selisih angka korban meninggal dunia sebelumnya lantaran adanya kesalahan pencatatan di rumah sakit yang menangani para korban.

Nyoman Eddy menuturkan, dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, 125 telah teridentifikasi seluruhnya (100 persen). "Jumlah korban luka sebanyak 323 orang," ujarnya.

Baca juga: Berita Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Jadi Headline Media Asing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jerman Diguncang Ancaman Kudeta Sayap Kanan, 25 Orang Ditangkap

Jerman Diguncang Ancaman Kudeta Sayap Kanan, 25 Orang Ditangkap

Global
Arab Saudi Disebut Borong Senjata Buatan China, Tanda Kerenggangan Hubungan dengan AS?

Arab Saudi Disebut Borong Senjata Buatan China, Tanda Kerenggangan Hubungan dengan AS?

Global
Pedro Castillo, 'Presiden Miskin' Pertama Peru yang Terjungkal karena Korupsi

Pedro Castillo, "Presiden Miskin" Pertama Peru yang Terjungkal karena Korupsi

Global
Otoritas AS Terus Anggap TikTok Berbahaya

Otoritas AS Terus Anggap TikTok Berbahaya

Global
Iran Eksekusi Demonstran yang Lukai Petugas Keamanan dengan Pisau

Iran Eksekusi Demonstran yang Lukai Petugas Keamanan dengan Pisau

Global
Netanyahu Amankan Mayoritas Parlemen Israel, Makin Dekat Bentuk Pemerintahan Baru

Netanyahu Amankan Mayoritas Parlemen Israel, Makin Dekat Bentuk Pemerintahan Baru

Global
PBB Ikut Soroti KUHP Baru, Sebut Aturan Tertentu Tak Sesuai HAM

PBB Ikut Soroti KUHP Baru, Sebut Aturan Tertentu Tak Sesuai HAM

Global
Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina, Serbu Jenin Saat Dini Hari

Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina, Serbu Jenin Saat Dini Hari

Global
Peretas Korea Utara Manfaatkan Tragedi Halloween Itaewon untuk Sebarkan Malware

Peretas Korea Utara Manfaatkan Tragedi Halloween Itaewon untuk Sebarkan Malware

Global
Cara Korea Selatan Atasi Sampah Plastik, Produsen dan Konsumen Punya Kewajiban Ini

Cara Korea Selatan Atasi Sampah Plastik, Produsen dan Konsumen Punya Kewajiban Ini

Global
Terpidana Bom Bali Umar Patek Bebas, Wakil PM Australia: Ini Sulit

Terpidana Bom Bali Umar Patek Bebas, Wakil PM Australia: Ini Sulit

Global
Maskapai Uni Eropa Harus Bayar Izin Lebih Mahal jika Pakai Bahan Bakar Fosil

Maskapai Uni Eropa Harus Bayar Izin Lebih Mahal jika Pakai Bahan Bakar Fosil

Global
Pengunjung Piala Dunia Qatar Hanya 765.000, Kurang dari Target 1,2 Juta Orang

Pengunjung Piala Dunia Qatar Hanya 765.000, Kurang dari Target 1,2 Juta Orang

Global
Putin Sebut Perang di Ukraina Bisa Berlangsung Lama, Sampai Kapan?

Putin Sebut Perang di Ukraina Bisa Berlangsung Lama, Sampai Kapan?

Global
Qatar Dihantam Tornado Besar dan Hujan Es di Tengah Jeda Pertandingan Piala Dunia 2022

Qatar Dihantam Tornado Besar dan Hujan Es di Tengah Jeda Pertandingan Piala Dunia 2022

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.