Kompas.com - 09/04/2022, 10:45 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Roger Ng, satu-satunya bankir Goldman Sachs yang diadili atas skandal Korupsi 1MDB Malaysia, dinyatakan bersalah atas perannya dalam penjarahan besar-besaran dana Malaysia.

Ng (49 tahun), dihukum atas ketiga tuduhan dalam kasus tersebut, termasuk berkonspirasi untuk melanggar undang-undang anti-penyuapan AS dan bersekongkol untuk mencuci uang. Dia terancam hukuman penjara selama 30 tahun.

Baca juga: Jho Low Buron Skandal 1MDB Malaysia Kalah Rp 373 Miliar di Kasino dalam Semalam

Dilansir dari Al Jazeera pada Jumat (8/4/2022), Putusan itu muncul setelah pengadilan federal delapan minggu di Brooklyn, New York, yang menampilkan pengakuan mengejutkan dari Tim Leissner, bos Ng pada saat itu. Leissner, yang mengaku bersalah, adalah saksi kunci terhadap mantan bankir Goldman Sachs Group Inc.

Di pengadilan, dia mengaku menceritakan kebohongan pribadi dan profesional dalam perampokan bernilai miliaran dolar dari 1Malaysia Development Bhd., di mana Goldman mengatur trio kesepakatan obligasi.

Ini adalah kemenangan yang diperoleh dengan susah payah bagi AS atas penipuan seputar dana kekayaan negara Malaysia.

1Malaysia Development Bhd awalnya dibentuk untuk membantu rakyat dan ekonomi Malaysia. Tetapi itu malah digunakan untuk melapisi kantong pejabat pemerintah, bankir, dan perantara dengan perkiraan kerugian negara sebesar 2,7 miliar dollar AS (Rp 38,8 triliun).

Baca juga: Banding Ditolak, Penjara 12 Tahun Menanti Najib Razak atas Skandal Korupsi 1MDB

Jho Low, terduga dalang skema penipuan ini masih buron. Menurut AS, dia menyuap pejabat pemerintah untuk memenangkan bisnis untuk Goldman - dan jackpot 1,42 miliar dollar AS (Rp 20.4 triliun) untuk dirinya sendiri.

Hasil dari penipuan digunakan untuk membeli barang-barang mewah termasuk kapal pesiar super senilai 200 juta dollar AS dan untuk membiayai film The Wolf of Wall Street.

Kasus itu mencoreng Goldman. Pada 2020, unit Goldman mengakui berkonspirasi untuk melanggar undang-undang anti-penyuapan AS, pengakuan bersalah pertama yang pernah dilakukan perusahaan tersebut, yang didirikan pada 1869.

Bank itu harus membayar lebih dari 2,9 miliar dollar AS (Rp 41,6 triliun), hukuman terbesar dari jenisnya dalam sejarah AS, dan lebih dari 5 miliar dollar AS secara global untuk perannya dalam skema tersebut.

Baca juga: Eks PM Malaysia Najib Razak Mulai Naik Banding Kasus Korupsi 1MDB

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.