Misteri Tersangka Bom Pipa Sehari Sebelum Insiden Capitol, Siapa dan Apa Motifnya?

Kompas.com - 06/01/2022, 20:44 WIB
Garda Nasional berjaga-jaga setelah sebuah kendaraan menerobos barikade di dekat Gedung Capitol AS pada Jumat (2/4/2021) di Washington, DC. Gedung Capitol AS dikunci setelah seseorang dilaporkan menabrakkan kendaraan ke dua petugas polisi Capitol Hill. WIN MCNAMEE/GETTY IMAGES NORTH AMERICA via AFP PHOTOGarda Nasional berjaga-jaga setelah sebuah kendaraan menerobos barikade di dekat Gedung Capitol AS pada Jumat (2/4/2021) di Washington, DC. Gedung Capitol AS dikunci setelah seseorang dilaporkan menabrakkan kendaraan ke dua petugas polisi Capitol Hill.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seseorang berkerudung dan bertopeng berkeliaran di Capitol Hill pada 5 Januari 2021.

Dia menanam bom di dekat markas besar komite nasional Partai Demokrat dan Republik.

Setahun kemudian, tepatnya pada Kamis (6/1/2022) tidak ada penangkapan dalam kasus ini.

Baca juga: Satu Tahun Insiden Capitol: Kerusuhan Besar Dipicu Kekalahan Trump

Bom-bom tersebut dinonaktifkan sebelum meledak, tetapi Steve D'Antuono, agen utama FBI di Washington DC, mengatakan bahwa bom tersebut dibuat untuk mematikan.

"Mereka bisa saja meledak," katanya kepada CBS News.

"Mereka bisa saja timbulkan cedera fisik yang serius atau kematian," tambahnya.

Penyelidik telah melakukan lebih dari 900 wawancara dan menjelajahi 39.000 file video untuk mencoba mengidentifikasi tersangka.

Mereka telah melacak banyak rute tersangka yang hanya beberapa blok dari US Capitol.

Baca juga: Setahun Berlalu, Begini Kondisi Gedung Capitol AS Usai Serangan 6 Januari 2021

D'Antuono mengatakan sulit untuk mengidentifikasi tersangka karena "orang itu ditutupi dari kepala sampai kaki".

Dia mengenakan hoodie, kacamata, topeng, dan sarung tangan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CBS News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Global
Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Global
Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Global
AS Peringatkan Agar Bisnis Tak Pekerjakan Pekerja IT dari Korea Utara

AS Peringatkan Agar Bisnis Tak Pekerjakan Pekerja IT dari Korea Utara

Global
Diboikot Negara Barat, Ekspor Minyak Rusia ke India Melonjak, Naik Jadi Pemasok Terbesar Keempat

Diboikot Negara Barat, Ekspor Minyak Rusia ke India Melonjak, Naik Jadi Pemasok Terbesar Keempat

Global
Warga Jepang dan Korsel Patuh Pakai Masker Meski Covid-19 Kian Mereda

Warga Jepang dan Korsel Patuh Pakai Masker Meski Covid-19 Kian Mereda

Global
AS Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik 'Lima Kali Kecepatan Suara'

AS Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik 'Lima Kali Kecepatan Suara'

Global
PM Estonia ke Para Pemimpin Dunia: Setop Telepon Putin Biar Rasakan Isolasi Sesungguhnya

PM Estonia ke Para Pemimpin Dunia: Setop Telepon Putin Biar Rasakan Isolasi Sesungguhnya

Global
Anjing Korban Kekerasan di Hongaria Dilatih Jadi Tim Misi NATO

Anjing Korban Kekerasan di Hongaria Dilatih Jadi Tim Misi NATO

Global
Bernama Sama dengan Majalah, Pub Bernama Vogue Diminta Ganti Nama

Bernama Sama dengan Majalah, Pub Bernama Vogue Diminta Ganti Nama

Global
Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan Diri

Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan Diri

Global
Kisah Penggalian Makam Firaun Tutankhamun 100 Tahun Lalu dan Sayatan Pertama yang Membedahnya

Kisah Penggalian Makam Firaun Tutankhamun 100 Tahun Lalu dan Sayatan Pertama yang Membedahnya

Global
Pasca-pemilu, Sekjen PBB Minta Lebanon Bentuk Pemerintah Inklusif

Pasca-pemilu, Sekjen PBB Minta Lebanon Bentuk Pemerintah Inklusif

Global
Imigrasi Batam Pastikan Dokumen UAS Lengkap Saat Mau ke Singapura

Imigrasi Batam Pastikan Dokumen UAS Lengkap Saat Mau ke Singapura

Global
Alasan Turki Tolak Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Alasan Turki Tolak Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.