3 Negara Dekat Indonesia yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron

Kompas.com - 03/12/2021, 06:56 WIB
Singapura menempati urutan ketiga kota paling aman di dunia dalam Safe City Index yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU). UNSPLASH/SWAPNIL BAPATSingapura menempati urutan ketiga kota paling aman di dunia dalam Safe City Index yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU).

NEW DELHI, KOMPAS.com - India menjadi negara terbaru yang melaporkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron, pada Kamis (2/12/2021).

Dengan demikian, sejauh ini ada tiga negara dekat Indonesia yang sudah mengumumkan kasus varian Omicron.

Beberapa jam sebelum India, Singapura juga mengumumkan masuknya virus corona varian Omicron dari dua pelancong yang transit di Afrika Selatan.

Baca juga: Di Afrika Selatan, Asal Varian Omicron, Pasien Covid di RS Melonjak 330 Persen

Berikut adalah daftar tiga negara tersebut.

1. India

Warga India duduk sambil memegang lengan setelah menerima vaksin Covid-19 di pusat vaksinasi Jammu, pada Senin (5/7/2021).AP PHOTO/CHANNI ANAND Warga India duduk sambil memegang lengan setelah menerima vaksin Covid-19 di pusat vaksinasi Jammu, pada Senin (5/7/2021).
Terbaru, India mengumumkan dua kasus Covid-19 varian Omicron yaitu dua pria di negara bagian Karnataka berusia 66 dan 46 tahun.

"Sesuai protokol, semua kontak primer dan sekunder mereka telah dilacak dan sedang diuji," katan pejabat tinggi Kementerian Kesehatan India, Luv Agarwal, dalam konferensi pers yang dikutip AFP.

Tak satu pun dari dua kasus yang diidentifikasi melakukan kontak satu sama lain dan salah satunya tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini, ujar pihak berwenang di ibu kota Karnataka, Bangalore, kepada wartawan.

Gautam Menon, profesor di Universitas Ashoka India yang bekerja pada pemodelan Covid-19, mengatakan bahwa kemungkinan varian Omicron sudah masuk ke India sebelum pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan.

"Karena ada beberapa keterlambatan dalam pengujian sampel," ungkapnya.

India belum memberlakukan larangan perjalanan internasional baru, tetapi pada Senin (29/11/2021) Kementerian Kesehatan memerintahkan semua pelancong yang datang dari negara-negara berisiko untuk tes Covid-19 pasca-kedatangan, bersama dengan pengujian acak dari kedatangan internasional lainnya.

Baca juga: 100 Kota di Dunia Paling Tercemar Polusi Udara: 94 Berada di India, China, dan Pakistan

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbang lewat Jambi, Pilot Ini Pecahkan Rekor Keliling Dunia Sendirian Naik Pesawat

Terbang lewat Jambi, Pilot Ini Pecahkan Rekor Keliling Dunia Sendirian Naik Pesawat

Global
Curiga Pacar Selingkuh, Perempuan Ini Bakar Apartemen Tewaskan 46 Orang, lalu Dihukum Mati

Curiga Pacar Selingkuh, Perempuan Ini Bakar Apartemen Tewaskan 46 Orang, lalu Dihukum Mati

Global
Cuti untuk Bulan Madu Ditolak, Pria Ini 'Resign' lalu Dapat Gaji Lebih Tinggi di Kantor Pesaing

Cuti untuk Bulan Madu Ditolak, Pria Ini "Resign" lalu Dapat Gaji Lebih Tinggi di Kantor Pesaing

Global
Inggris Akan Potong Pengumuman di Pengeras Suara Kereta agar Lebih Tenang

Inggris Akan Potong Pengumuman di Pengeras Suara Kereta agar Lebih Tenang

Global
Pesawat Perang Dunia II yang Hilang Misterius pada 1945 Ditemukan di Pedalaman Himalaya

Pesawat Perang Dunia II yang Hilang Misterius pada 1945 Ditemukan di Pedalaman Himalaya

Global
Kasus dan Kematian Covid-19 Afrika Menurun, Kali Pertama di Gelombang Keempat

Kasus dan Kematian Covid-19 Afrika Menurun, Kali Pertama di Gelombang Keempat

Global
ISIS dan Pasukan Kurdi Bertempur Hebat di Suriah, 73 Orang Tewas di Kedua Kubu

ISIS dan Pasukan Kurdi Bertempur Hebat di Suriah, 73 Orang Tewas di Kedua Kubu

Global
Prediksi Serangan Rusia ke Ukraina, dari Siber hingga Invasi Besar

Prediksi Serangan Rusia ke Ukraina, dari Siber hingga Invasi Besar

Global
Kondisi Mahathir Stabil Usai Dirawat di RS Spesialis Jantung

Kondisi Mahathir Stabil Usai Dirawat di RS Spesialis Jantung

Global
Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara

Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara

Global
Pakai Harimau Asli untuk Iklan, Gucci Digeruduk Pelanggan dan Aktivis Lingkungan

Pakai Harimau Asli untuk Iklan, Gucci Digeruduk Pelanggan dan Aktivis Lingkungan

Global
Melamar Kerja ke 60 Perusahaan, Wanita Ini Malah Salah Kirim CV Berupa Data Menstruasi

Melamar Kerja ke 60 Perusahaan, Wanita Ini Malah Salah Kirim CV Berupa Data Menstruasi

Global
Sosok Tukang Ghosting Ini Viral di New York, Kencani Banyak Wanita Lalu Menghilang

Sosok Tukang Ghosting Ini Viral di New York, Kencani Banyak Wanita Lalu Menghilang

Global
Enggan Suplai Senjata untuk Lawan Rusia, Jerman Akan Kirim RS Lapangan ke Ukraina

Enggan Suplai Senjata untuk Lawan Rusia, Jerman Akan Kirim RS Lapangan ke Ukraina

Global
Akhir Kasus Kematian Gabby Petito dan Kata-kata Terakhir Brian Laundrie Sebelum Membunuhnya

Akhir Kasus Kematian Gabby Petito dan Kata-kata Terakhir Brian Laundrie Sebelum Membunuhnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.