Tel Aviv Geser Paris Jadi Kota Termahal di Dunia untuk Ditinggali

Kompas.com - 02/12/2021, 22:02 WIB
Tel Aviv adalah kota termahal di dunia untuk ditinggali menurut EIU. DANIEL FERREIRA-LEITS CICCARINO/PA va DW INDONESIATel Aviv adalah kota termahal di dunia untuk ditinggali menurut EIU.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Economist Intelligence Unit (EIU) pada Rabu (1/12/2021) mengumumkan Tel Aviv sebagai kota termahal di dunia untuk ditinggali. Kota di Israel itu naik lima peringkat dibandingkan dengan laporan EIU pada 2020, yang menempatkan Paris, Hong Kong, dan Zurich di peringkat tiga teratas.

Secara umum, peringkat teratas masih didominasi oleh kota-kota Eropa dan kota-kota maju Asia, sementara kota-kota Amerika Utara dan China tetap relatif murah.

Dalam laporan bertajuk Worldwide Cost of Living 2021 yang menganalisis besaran biaya hidup di 173 kota di dunia, menujukkan Paris dan Singapura menjadi kota termahal kedua di dunia untuk ditinggali, dikuti oleh Zurich dan Hong Kong. Sementara New York berada di peringkat keenam dan Jenewa menduduki peringkat ketujuh.

Baca juga: Kisah Kota Melbourne yang Pernah Dijuluki Smellbourne karena Bau Busuk

Apa yang membuat biaya hidup meningkat?

Tel Aviv menududuki peringkat pertama karena kekuatan mata uang Shekel Israel terhadap dollar AS, serta meningkatnya harga transportasi dan bahan makanan.

Data tahun ini dikumpulkan pada Agustus dan September, ketika harga barang dan komoditas naik di seluruh dunia.

Rata-rata, harga naik 3,5 persen dalam mata uang lokal, yang merupakan tingkat inflasi tercepat yang tercatat dalam lima tahun terakhir. Angka inflasi rata-rata ini tidak termasuk empat kota dengan tingkat yang sangat tinggi: Caracas, Damaskus, Buenos Aires, dan Teheran.

Pembatasan sosial akibat pandemi virus corona telah mengganggu pasokan barang, menyebabkan kelangkaan dan harga lebih tinggi menurut Upasana Dutt, Kepala Worldwide Cost of Living EIU. Dia menambahkan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak sangat mencolok.

"Tahun-tahun mendatang, kita akan melihat biaya hidup meningkat lebih jauh di banyak kota karena upah meningkat di banyak sektor. Namun, kita juga akan melihat bank sentral menaikkan suku bunga, dengan hati-hati, untuk membendung inflasi. Jadi kenaikan harga harus mulai moderat dari level tahun ini," jelas Dutt.

Baca juga: Pusat Budaya dan Bahasa Indonesia Segera Dibuka di Ibu Kota Belarus

Bagaimana dengan kota-kota lain?

Ibu kota Jerman, Berlin, telah turun delapan anak tangga ke peringkat 50, menjadikannya yang termurah dari enam kota di Jerman yang masuk dalam dalam peringkat Worldide Living of Cost EIU. Frankfurt, salah satu pusat keuangan utama dunia, jadi kota Jerman yang paling mahal, mendudukui peringkat ke-19.

Lompatan terbesar dilakukan oleh ibu kota Iran, Teheran, yang naik dari peringkat ke-79 ke peringkat ke-29. Perubahan ini dapat dijelaskan dengan sanksi AS yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga di negara tersebut.

Sementara itu, daftar menunjukkan kota-kota dengan biaya hidup termurah berada di kawasan Timur Tengah dan Afrika, atau bagian Asia yang lebih miskin.

Damaskus tetap menjadi kota termurah dalam daftar, mencerminkan efek dari perang saudara yang sedang berlangsung di Suriah. Kedua dari terakhir diduduki Tripoli, Libya, yang juga telah dilanda konflik selama bertahun-tahun.

Baca juga: 100 Kota di Dunia Paling Tercemar Polusi Udara: 94 Berada di India, China, dan Pakistan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.