Putin: Negara Barat Harus Bertanggung Jawab atas Krisis Migran di Perbatasan Belarus-Polandia

Kompas.com - 14/11/2021, 05:36 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara kepada seorang jurnalis di St Petersburg, Rusia, pada 13 Juli 2021. Putin menggambarkan Rusia dan Ukraina sebagai satu orang, dan berpendapat Ukraina bisa stabil dan sukses jika mempertahankan hubungan baik dengan Rusia. SPUTNIK/ALEXEI SIKOLSKY via APPresiden Rusia Vladimir Putin berbicara kepada seorang jurnalis di St Petersburg, Rusia, pada 13 Juli 2021. Putin menggambarkan Rusia dan Ukraina sebagai satu orang, dan berpendapat Ukraina bisa stabil dan sukses jika mempertahankan hubungan baik dengan Rusia.

MOSKWA, KOMPAS.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negara-negara Barat-lah yang seharusnya bertanggung jawab atas krisis migran di perbatasan Belarus-Polandia.

Dia merujuk penyebab krisis migran asal Timur Tengah disebabkan oleh perang di Irak dan Afghanistan.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin pada Sabtu (13/11/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Krisis Migran di Perbatasan Polandia-Belarus, 4.000 Orang Akan Telantar Lebih Lama

Rusia adalah sekutu utama Belarus. Uni Eropa menuduh Belarus menciptakan krisis migran sebagai bagian dari "serangan hibrida" di blok itu.

Minsk dituding mendistribusikan visa Belarus di Timur Tengah, menerbangkan para migran, lalu mendorong mereka untuk menyeberangi perbatasan secara ilegal.

Ketika Uni Eropa bersiap untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Belarus, Putin mengatakan kepada televisi pemerintah Rusia bahwa dia pikir Belarus tidak dapat disalahkan atas krisis tersebut.

“Jangan lupa dari mana krisis dengan migran ini berasal. Apakah Belarus adalah pelopor dalam masalah ini? Tidak, alasannya diciptakan oleh negara-negara Barat dan Eropa sendiri,” kata Putin.

Baca juga: Jumlah Migran ke Uni Eropa Kemungkinan Akan Terus Bertambah

Merujuk pada konflik di Irak dan Afghanistan, Putin mencatat bahwa orang Kurdi Irak dan Afghanistan termasuk di antara para migran di perbatasan Belarus.

“Belarus tidak ada hubungannya dengan itu. Fakta bahwa mereka datang melalui Belarus tidak mengejutkan karena Belarus memiliki akses bebas visa untuk negara-negara asal mereka,” tutur Putin.

Dia balas menuduh pasukan Polandia di perbatasan dengan Belarus melakukan pemukulan terhadap para migran.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bintang Tik Tok Umur 36 Tahun Punya 11 Anak, Masih Ingin Tambah 5 Lagi

Bintang Tik Tok Umur 36 Tahun Punya 11 Anak, Masih Ingin Tambah 5 Lagi

Global
Akuarium Mangkuk Berhenti Dijual di Perancis, Disebut Bikin Ikan Cepat Mati

Akuarium Mangkuk Berhenti Dijual di Perancis, Disebut Bikin Ikan Cepat Mati

Global
Gurun Pasir Arab Saudi Berubah Warna Setelah Badai Hujan Es Langka Menerjang

Gurun Pasir Arab Saudi Berubah Warna Setelah Badai Hujan Es Langka Menerjang

Global
China Kembali Terapkan Tes Covid-19 Swab Anal Jelang Olimpiade Musim Dingin

China Kembali Terapkan Tes Covid-19 Swab Anal Jelang Olimpiade Musim Dingin

Global
AS Perintahkan Keluarga Personel Kedutaan Besar Keluar dari Ukraina Segera

AS Perintahkan Keluarga Personel Kedutaan Besar Keluar dari Ukraina Segera

Global
Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan 124 Ular di Sekelilingnya

Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan 124 Ular di Sekelilingnya

Global
Dosis Ketiga Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan terhadap Delta dan Omicron hingga 90 Persen

Dosis Ketiga Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan terhadap Delta dan Omicron hingga 90 Persen

Global
UNIK GLOBAL: Wanita Melahirkan 10 Bayi Kembar | Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat

UNIK GLOBAL: Wanita Melahirkan 10 Bayi Kembar | Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat

Global
Terbang lewat Jambi, Pilot Ini Pecahkan Rekor Keliling Dunia Sendirian Naik Pesawat

Terbang lewat Jambi, Pilot Ini Pecahkan Rekor Keliling Dunia Sendirian Naik Pesawat

Global
Curiga Pacar Selingkuh, Perempuan Ini Bakar Apartemen Tewaskan 46 Orang, lalu Dihukum Mati

Curiga Pacar Selingkuh, Perempuan Ini Bakar Apartemen Tewaskan 46 Orang, lalu Dihukum Mati

Global
Cuti untuk Bulan Madu Ditolak, Pria Ini 'Resign' lalu Dapat Gaji Lebih Tinggi di Kantor Pesaing

Cuti untuk Bulan Madu Ditolak, Pria Ini "Resign" lalu Dapat Gaji Lebih Tinggi di Kantor Pesaing

Global
Inggris Akan Potong Pengumuman di Pengeras Suara Kereta agar Lebih Tenang

Inggris Akan Potong Pengumuman di Pengeras Suara Kereta agar Lebih Tenang

Global
Pesawat Perang Dunia II yang Hilang Misterius pada 1945 Ditemukan di Pedalaman Himalaya

Pesawat Perang Dunia II yang Hilang Misterius pada 1945 Ditemukan di Pedalaman Himalaya

Global
Kasus dan Kematian Covid-19 Afrika Menurun, Kali Pertama di Gelombang Keempat

Kasus dan Kematian Covid-19 Afrika Menurun, Kali Pertama di Gelombang Keempat

Global
ISIS dan Pasukan Kurdi Bertempur Hebat di Suriah, 73 Orang Tewas di Kedua Kubu

ISIS dan Pasukan Kurdi Bertempur Hebat di Suriah, 73 Orang Tewas di Kedua Kubu

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.