Kompas.com - 23/09/2021, 13:07 WIB
Warga Afghanistan menunggu dalam antrean panjang selama berjam-jam untuk mencoba menarik uang, di depan sebuah bank di Kabul, Afghanistan, Senin, 30 Agustus 2021. AP PHOTO/KHWAJA TAWFIQ SEDIQIWarga Afghanistan menunggu dalam antrean panjang selama berjam-jam untuk mencoba menarik uang, di depan sebuah bank di Kabul, Afghanistan, Senin, 30 Agustus 2021.

KABUL, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Rabu (22/9/2021) mengucurkan dana darurat 45 juta dollar AS (Rp 641 miliar) untuk membantu Afghanistan.

Bantuan PBB tersebut difokuskan ke sistem perawatan kesehatan Afghanistan agar tidak kolaps.

Kepala bantuan PBB Martin Griffiths sempat memperingatkan, "Obat-obatan, pasokan medis, dan bahan bakar hampir habis di Afghanistan".

Baca juga: Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

"Petugas kesehatan penting belum dibayar," tambahnya dikutip dari AFP.

Sistem perawatan kesehatan Afghanistan jatuh ke dalam krisis setelah Taliban berkuasa bulan lalu, memperumit pengiriman bantuan dan membuat banyak fasilitas kesehatan kekurangan staf.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mengunjungi Kabul, bertemu dengan para pemimpin Taliban serta pasien dan pekerja rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sistem kesehatan Afghanistan berada di ambang kehancuran. Kecuali tindakan segera diambil, negara itu menghadapi bencana kemanusiaan yang akan segera terjadi," katanya dikutip dari AFP.

Kebutuhan mendesak

Griffiths mengatakan, dia mencairkan bantuan dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.