Bush Bela Keputusan Invasi Afghanistan pasca Serangan 9/11: "Lindungi Rakyat Amerika"

Kompas.com - 11/09/2021, 17:53 WIB
Dalam file foto yang diambil pada 12 September 2001, Presiden AS George W. Bush (tengah) dan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld (kiri) mengunjungi area benturan (belakang) di Pentagon di mana sebuah maskapai yang dibajak menabrak bangunan sebagai bagian dari serangan teroris terkoordinasi dengan serangan 9/11 di AS. AFP PHOTO/PAUL J. RICHARDSDalam file foto yang diambil pada 12 September 2001, Presiden AS George W. Bush (tengah) dan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld (kiri) mengunjungi area benturan (belakang) di Pentagon di mana sebuah maskapai yang dibajak menabrak bangunan sebagai bagian dari serangan teroris terkoordinasi dengan serangan 9/11 di AS.

 

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden ke-43 Amerika Serikat (AS) George W Bush membela keputusannya untuk “melindungi rakyat Amerika” dengan menginvasi Afghanistan setelah teror 11 September.

Bush menyampaikan komentar pertamanya jelang peringatan 20 tahun serangan teroris yang merenggut nyawa 2.996 orang tersebut dalam film dokumenter baru “9/11: Inside the President's War Room” yang ditayangkan di Inggris di BBC.

Baca juga: Dua Dekade Perang Melawan Teror AS, Adakah Pelajaran yang Bisa Dipetik

Peringatan ini datang setelah AS menarik pasukan terakhirnya keluar dari Afghanistan, di mana mereka pertama kali dikirim setelah serangan teror tersebut untuk menyingkirkan Taliban yang diyakini menyembunyikan Al Qaeda, kelompok yang bertanggung jawab atas teror 11 September.

Sejak dimulainya “Perang terhadap Teror” yang diusung Bush, sekitar 2.800 personel militer AS tewas di Afghanistan, bersama dengan ribuan tentara sekutu, warga sipil, kontraktor, dan pejuang musuh.

Namun akhirnya Taliban kembali menguasai negara itu 20 tahun kemudian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, mantan presiden AS itu membela keputusannya untuk mengirim pasukan ke Afghanistan setelah 9/11.

Menurutnya keputusan itu bukan karena amarah, tetapi untuk melindungi Amerika.

“Saya membuat beberapa keputusan besar. Dimulai dengan pemikiran besar bahwa Amerika sedang berperang,” kata mantan Bush dalam dokumenter itu melansir Daily Mail pada (3/9/2021).

“Dan keputusan itu tidak dibuat atas kemarahan, itu dibuat dengan tujuan dalam pikiran, yaitu untuk melindungi rakyat Amerika. Saya pikir saya benar,” katanya menantang.

Ketika ditanya apakah dia percaya tindakannya setelah 9/11 membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman, Bush berkata: “Anda tahu, tidak ada serangan lain di Amerika.”

Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Buang Air Kecil di Dalam Kolam Renang, Amankah untuk Orang Lain?
Buang Air Kecil di Dalam Kolam...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.