Kompas.com - 29/08/2021, 17:07 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Shafiqa Saeise tahu bahwa Taliban akan membunuhnya jika dia tetap tinggal di Afghanistan.

"Tak lama setelah Kabul jatuh ke tangan militan, tuan tanah saya menelepon saya dan mengatakan ada orang di luar rumah mencari saya," katanya kepada New York Post.

Keluarganya pun memperingatkannya untuk tidak keluar.

Baca juga: Hanya Dibantu Awak Pesawat Evakuasi, Pengungsi Afghanistan Lahirkan Bayi di Ketinggian 30.000 Kaki

Meskipun dia baru berusia 26 tahun, Saeise punya alasan untuk takut.

Sebagai jaksa di ibu kota, dia telah menyingkirkan pembunuh, pelaku kekerasan dalam rumah tangga, dan pejabat publik yang korup.

Di tengah kekacauan keberangkatan AS, banyak dari mereka kembali turun ke jalan.

Saeise, lulusan perguruan tinggi wanita Gawhar Shad di Kabul, memiliki sedikit ingatan tentang pemerintahan Taliban dan telah dewasa dalam Republik Islam Afghanistan yang didukung AS.

Dia telah berulang kali dihormati oleh negara untuk pekerjaannya dan sempat dipuji pujian mantan Presiden Ashraf Ghani.

Sebelum bekerja sebagai jaksa, dia sebelumnya aktif di Komisi Hak Asasi Manusia Independen Afghanistan.

Baca juga: Taliban Siapkan Kabinet Baru Jelang Berakhirnya Evakuasi di Afghanistan

Sekarang, bagaimanapun, bahkan Dalam skenario kasus terbaik, katanya, tidak ada kemungkinan dia akan mempertahankan pekerjaannya atau menyelesaikan gelar masternya di ibukota Afghanistan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawaban Rusia ketika Ditanya: Apa Putin Akan Menggunakan Senjata Nuklir Taktis di Ukraina?

Jawaban Rusia ketika Ditanya: Apa Putin Akan Menggunakan Senjata Nuklir Taktis di Ukraina?

Global
Kapal Pesiar Raksasa Terbakar Hebat lalu Tenggelam di Pelabuhan Torquay, Harganya Ratusan Miliaran

Kapal Pesiar Raksasa Terbakar Hebat lalu Tenggelam di Pelabuhan Torquay, Harganya Ratusan Miliaran

Global
Bencana Tanah Longsor di Brasil Kembali Terjadi, Setidaknya 35 Dilaporkan Tewas

Bencana Tanah Longsor di Brasil Kembali Terjadi, Setidaknya 35 Dilaporkan Tewas

Global
Warga Lituania Patungan Beli Drone Canggih untuk Ukraina, Ingin Jadi Contoh Dunia

Warga Lituania Patungan Beli Drone Canggih untuk Ukraina, Ingin Jadi Contoh Dunia

Global
Permintaan Penerbitan Yellow Notice untuk Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Diapresiasi

Permintaan Penerbitan Yellow Notice untuk Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Diapresiasi

Global
Riwayat Lembah Panjshir di Afghanistan dan Singa Legendarisnya

Riwayat Lembah Panjshir di Afghanistan dan Singa Legendarisnya

Global
Rangkuman Hari ke-94 Serangan Rusia ke Ukraina: Pasukan Rusia Terus Maju di Severodonetsk, Gereja Ortodoks Putus Hubungan dengan Rusia

Rangkuman Hari ke-94 Serangan Rusia ke Ukraina: Pasukan Rusia Terus Maju di Severodonetsk, Gereja Ortodoks Putus Hubungan dengan Rusia

Global
Di Tengah Krisis, Sri Lanka Dapat Kiriman Minyak dari Rusia

Di Tengah Krisis, Sri Lanka Dapat Kiriman Minyak dari Rusia

Global
UNIK GLOBAL: Pria Habiskan Ratusan Juta demi 'Berubah' Jadi Anjing | Ikan Raksasa Ditangkap di Samudra Atlantik

UNIK GLOBAL: Pria Habiskan Ratusan Juta demi "Berubah" Jadi Anjing | Ikan Raksasa Ditangkap di Samudra Atlantik

Global
31 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Pembagian Makanan di Nigeria Selatan

31 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Pembagian Makanan di Nigeria Selatan

Global
Berunding 80 Menit, Scholz dan Macron Desak Putin Negosiasi dengan Zelensky

Berunding 80 Menit, Scholz dan Macron Desak Putin Negosiasi dengan Zelensky

Global
Kisah Miah Cerrillo Selamat dari Penembakan di SD Texas, Lumuri Diri dengan Darah Temannya

Kisah Miah Cerrillo Selamat dari Penembakan di SD Texas, Lumuri Diri dengan Darah Temannya

Global
Peringatan Pemimpin Chechnya: Ukraina Beres, Polandia Selanjutnya

Peringatan Pemimpin Chechnya: Ukraina Beres, Polandia Selanjutnya

Global
17 Mayat dengan Kepala Terpenggal Ditemukan di RD Kongo

17 Mayat dengan Kepala Terpenggal Ditemukan di RD Kongo

Global
Layar Video Bandara Rio de Janeiro Brasil Tayangkan Film Porno

Layar Video Bandara Rio de Janeiro Brasil Tayangkan Film Porno

Global
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.