ASEAN Akhirnya Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar, Bertugas Akhiri Kekerasan di Sana

Kompas.com - 04/08/2021, 16:13 WIB
Dalam foto yang dirilis Istana Kepresidenan Indonesia ini, Panglima Tertinggi Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing (paling kanan), dan para pemimpin ASEAN bertemu dalam pertemuan mereka di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Indonesia, Sabtu (24/4/2021). AP PHOTO/LAILY RACHEVDalam foto yang dirilis Istana Kepresidenan Indonesia ini, Panglima Tertinggi Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing (paling kanan), dan para pemimpin ASEAN bertemu dalam pertemuan mereka di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Indonesia, Sabtu (24/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – ASEAN resmi menunjuk Menteri Luar Negeri kedua Brunei Darussalam Erywan Yusof sebagai utusan khusus untuk Myanmar.

Melansir Reuters, dia ditugaskan untuk mengakhiri kekerasan di Myanmar dan membuka dialog antara junta militer dan penentangnya.

Pengumuman tersebut tertulis dalam komunike pasca-pertemuan para menteri luar negeri blok ASEAN pada Senin (2/8/2021) dan Rabu (4/8/2021).

Baca juga: AS Tolak Rencana Pemilu yang Ditawarkan Junta Militer Myanmar

Dalam pengumuman itu pula, Erywan juga ditugaskan untuk mengawasi paket bantuan kemanusiaan, meskipun tidak ada rincian bantuan yang diumumkan.

Komunike tersebut juga menyerukan Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan agar memulai mengerjakan panduan kebijakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kudeta militer Myanmar telah memasuki usia enam bulan. Pada 1 Februari, tentara menahan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi setelah itu para jenderal mengumumkan mengambil alih kekuasaan.

Peristiwa tersebut menjerumuskan Myanmar ke dalam kekacauan ketika pasukan keamanan semakin menekan protes di tengah perekonomian negara yang runtuh.

Baca juga: Pasca-pertemuan di Jakarta, ASEAN Masih Belum Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar

Krisis kemanusiaan semakin memburuk dalam sebulan terakhir ketika infeksi virus corona melonjak dan membanjiri sistem kesehatan nasional.

PBB dan banyak negara, termasuk AS dan China, mendesak ASEAN untuk memelopori upaya diplomatik guna memulihkan stabilitas di Myanmar.

Penunjukan seorang utusan merupakan inti dari upaya tersebut. Namun, penujukan itu tertunda selama berbulan-bulan akibat perbedaan di dalam internal ASEAN.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Global
Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Global
Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Global
Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Global
PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

Global
Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Global
Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Global
Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Global
Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Global
Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Global
Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Global
Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Global
Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Global
Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Global
Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.