Kompas.com - 15/07/2021, 06:19 WIB
Foto yang diambil dari video, memperlihatkan Paus Fransiskus berhenti untuk menyapa polisi yang mengawalnya sebelum masuk Vatikan pada Rabu (14/7/2021), setelah meninggalkan rumah sakit untuk dirawat 10 hari usai operasi usus besar. AP PHOTO/APTNFoto yang diambil dari video, memperlihatkan Paus Fransiskus berhenti untuk menyapa polisi yang mengawalnya sebelum masuk Vatikan pada Rabu (14/7/2021), setelah meninggalkan rumah sakit untuk dirawat 10 hari usai operasi usus besar.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus pada Rabu (14/7/2021) meninggalkan rumah sakit Roma setelah sukses menjalani operasi usus besar pada 4 Juli.

Pria berusia 84 tahun itu pulang dari Rumah Sakit Universitas Gemelli dengan naik mobil berjendela gelap, kemudian terlihat kembali ke rumahnya di Vatikan.

Dia sempat berhenti sejenak di Basilika Santa Maria Maggiore dalam perjalanan pulang, untuk memanjatkan rasa terima kasih atas keberhasilan operasinya, kata juru bicara Vatikan Matteo Bruni dikutip dari AFP.

Baca juga: Muncul Kembali Usai Operasi, Paus Fransiskus Singgung Layanan Kesehatan Universal Gratis

Paus juga berdoa di gereja pusat Roma untuk semua orang sakit, terutama semua yang dia temui selama tinggal di rumah sakit, kata Bruni.

Paus asal Argentina ini dirawat di rumah sakit setelah menderita sejenis divertikulitis, peradangan yang berkembang di lapisan usus.

Vatikan awalnya mengatakan, Paus akan berada di rumah sakit selama sekitar satu minggu, dan memimpin doa Angelus dari jendela rumah sakitnya pada Minggu (11/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu pada Senin (12/7/2021), juru bicara Vatikan Matteo Bruni mengatakan, Paus akan tinggal selama beberapa hari lagi.

Baca juga: Paus Fransiskus Bahagia Italia Juara Euro 2020

Belum diketahui secara pasti apakah jadwal Paus Fransiskus akan segera kembali normal.

Paus melakukan beberapa pekerjaan dari rumah sakit dan tetap memegang semua wewenangnya sebagai pemimpin umat Katolik saat dirawat.

Seorang bendahara khusus, yang dikenal sebagai "kardinal camerlengo", siap mengambil alih jika terjadi kematian, seperti yang dilakukannya setiap saat, menurut Catholic News Service.

Baca juga: Paus Fransiskus Berencana Mengunjungi Korea Utara


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.