Kompas.com - 10/07/2021, 06:37 WIB
Virus Zika yang disebabkan gigitan nyamuk telah menyebar di Asia Tenggara setelah mewabah di Amerika, yang dimulai di Brasil pada awal 2015. James Gathany/CDCP/APVirus Zika yang disebabkan gigitan nyamuk telah menyebar di Asia Tenggara setelah mewabah di Amerika, yang dimulai di Brasil pada awal 2015.

THIRUVANANTHAPURAM, KOMPAS.com - Sebanyak 14 kasus virus Zika terdeteksi di negara bagian Kerala, India selatan.

Otoritas setempat pada Jumat (9/7/2021) kemudian mengeluarkan peringatan ke seluruh negara bagian tersebut.

Pasiennya termasuk seorang wanita hamil berusia 24 tahun yang sedang menjalani perawatan, di rumah sakit ibu kota negara bagian Thiruvananthapuram.

Baca juga: Studi Awal: Anak-anak yang Pernah Terinfeksi DBD Terlindung dari Zika

Wanita hamil sangat rentan dan dapat menularkan penyakit yang dibawa nyamuk ini kepada bayi mereka yang baru lahir.

Virus Zika dapat mengakibatkan kondisi yang mengubah hidup seperti sindrom Guillain-Barre, penyakit auto-imun yang langka.

Wanita itu dinyatakan positif pada Kamis (8/7/2021) dan 13 kasus lagi dikonfirmasi pada Jumat, kata Menteri Kesehatan Kerala, Veena George, kepada AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semuanya adalah petugas kesehatan dan saat ini masih dalam perawatan medis, tetapi stabil," katanya.

Zika sebagian besar menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes, tetapi juga dapat ditularkan secara seksual, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Baca juga: Lawan Zika, Peneliti Bikin Nyamuk Tak Subur

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 di Papua Nugini Melonjak, IFRC Minta Perhatian Internasional

Covid-19 di Papua Nugini Melonjak, IFRC Minta Perhatian Internasional

Global
Profil dan Kiprah Otoniel, Bos Narkoba Paling Dicari Setelah Pablo Escobar

Profil dan Kiprah Otoniel, Bos Narkoba Paling Dicari Setelah Pablo Escobar

Global
Bandar Narkoba Kolombia Otoniel Bakal Diekstradisi ke AS

Bandar Narkoba Kolombia Otoniel Bakal Diekstradisi ke AS

Global
Taliban Sambut Baik Rencana Putin Hapus Kelompoknya dari Daftar Teroris

Taliban Sambut Baik Rencana Putin Hapus Kelompoknya dari Daftar Teroris

Global
Truth Social, Situs Media Sosial Donald Trump,  Akan Digarap Bersama Pangeran Brasil

Truth Social, Situs Media Sosial Donald Trump, Akan Digarap Bersama Pangeran Brasil

Global
Sprinter Ekuador Ikon Negaranya di Olimpiade London 2012 Ditembak Mati di Rumahnya

Sprinter Ekuador Ikon Negaranya di Olimpiade London 2012 Ditembak Mati di Rumahnya

Global
AS Desak Korea Utara Berhenti Memprovokasi dan Terima Tawaran Dialog

AS Desak Korea Utara Berhenti Memprovokasi dan Terima Tawaran Dialog

Global
Berpakaian Seperti Hantu, Seorang Wanita Tewas Ditembak Tetangganya

Berpakaian Seperti Hantu, Seorang Wanita Tewas Ditembak Tetangganya

Global
Ikut Lomba Makan Hot Dog, Seorang Mahasiswa Tewas Tersedak

Ikut Lomba Makan Hot Dog, Seorang Mahasiswa Tewas Tersedak

Global
Gembong Narkoba Kolombia 'Otoniel' Ditangkap, Terbesar sejak Pablo Escobar

Gembong Narkoba Kolombia "Otoniel" Ditangkap, Terbesar sejak Pablo Escobar

Global
Bangun Proyek Kereta Maya, Meksiko Temukan Situs Arkeologi Suci Ribuan Tahun Lalu

Bangun Proyek Kereta Maya, Meksiko Temukan Situs Arkeologi Suci Ribuan Tahun Lalu

Global
Kabar Dunia Sepekan: Covid-19 Merebak Lagi di China | Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat

Kabar Dunia Sepekan: Covid-19 Merebak Lagi di China | Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat

Global
Media Asing Soroti Keterlibatan Inggris dalam Pembantaian 1965-1966 di Indonesia

Media Asing Soroti Keterlibatan Inggris dalam Pembantaian 1965-1966 di Indonesia

Global
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.