Kompas.com - 28/06/2021, 05:00 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menerima suntikan vaksin Coviran Barekat COVID-19 di Teheran, Iran, Jumat (25/6/2021) yang dirilis oleh Kantor Pemimpin Tertinggi Iran. Dok. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran Via AP) Dok. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran Via APPemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menerima suntikan vaksin Coviran Barekat COVID-19 di Teheran, Iran, Jumat (25/6/2021) yang dirilis oleh Kantor Pemimpin Tertinggi Iran. Dok. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran Via AP)

TEHERAN, KOMPAS.com - Vaksin Covid-9 produksi Iran, Coviran Barekat, telah mengantongi izin pemakaian dan diklaim 85 persen efektif lawan virus.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah mendapatkan suntikan dosis pertama dari Coviran pada Jumat (25/6/2021).

Sebuah rekaman video menunjukkan Khamenei duduk dengan menggunakan masker medis dan sorban hitam, saat dua petugas pria memberikan suntikan dosis pertama Coviran kepadanya.

Video pengalaman pertama ulama berusia 81 tahun itu divaksin Covid-19 beredar di Twitter dengan tagar #IranianCovidVaccine.

Baca juga: Laporkan Dugaan Korupsi Vaksin Covid-19, Saksi Kenakan Rompi Anti-Peluru Saat Sidang Senat Brasil

Dalam tweet lain di Twitter berbahasa Inggrisnya pada Jumat (25/6/2021), dia mengatakan dia "benar-benar berterima kasih kepada semua orang yang menggunakan pengetahuan, pengalaman mereka serta melakukan upaya ilmiah dan praktis untuk memberi negara kemampuan yang hebat dan bergengsi".

Coviran Barekat disebut dikembangkan oleh para ilmuwan muda Iran yang bergabung dalam yayasan milik negara yang dikenal sebagai Setad, seperti yang dilansir dari Daily Mail pada Jumat (25/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iran mengumumkan pada Senin (14/6/2021) bahwa mereka telah memberikan persetujuan untuk penggunaan suntikan darurat.

Iran belum mempublikasikan data tentang kemanjuran vaksin Coviran Barekat produksi negaranya, tetapi telah mengklaim bahwa vaksin Coviran Barekat 85 persen efektif melawan infeksi virus corona yang mematikan itu.

Baca juga: Setelah Kasus Vaksin Palsu, Muncul Insiden Suntikan Kosong di India

Vaksin Covid-9 produksi Iran, Coviran Barekat adalah bentuk upaya Iran untuk memenuhi kebutuhan vaksin 2 dosis di dalam negerinya, yang kesulitan mengimpor vaksin untuk 83 juta penduduknya.

Penelitian vaksin lokal Iran telah mendapatkan urgensi karena para pejabat mencurigai bahwa sanksi berat Amerika akan menghambat upaya inokulasi massal Republik Islam ini.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Global
Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Global
Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Global
Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Global
Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Global
PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

Global
Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Global
Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Global
Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Mengenang Panggung Terakhir John Lennon, Berduet dengan Elton John

Global
Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Mengenal Barbados, Persemakmuran Inggris yang Pisah jadi Republik

Global
Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Video Penumpang Gelap Ditemukan Hidup di Ruang Roda Pendaratan, Buat Netizen Terkejut

Global
Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Khawatir Omicron, Belanda Mulai Berlakukan Pembatasan Lebih Ketat

Global
Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Joystick Raksasa 9 Kaki Masuk Rekor Dunia, Bagaimana Cara Memainkannya?

Global
Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Cegah Bahaya Tertabrak, UU Baru Dewan Australia Barat Larang Kucing ke Luar Rumah

Global
Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Boeing 737 Tabrak Kawanan Burung Saat Akan Mendarat, Bangkai dan Darah Berceceran di Bodi Pesawat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.