Setelah Kasus Vaksin Palsu, Muncul Insiden Suntikan Kosong di India

Kompas.com - 27/06/2021, 19:24 WIB
Tangkapan layar dari video yang menunjukkan seorang perawat bernama Chanda Kumari  diduga memberikan suntikan kosong kepada Azahar di Saran, Bihar, India. TWITTER @optimusprime699Tangkapan layar dari video yang menunjukkan seorang perawat bernama Chanda Kumari diduga memberikan suntikan kosong kepada Azahar di Saran, Bihar, India.

BIHAR, KOMPAS.com – Seorang perawat dituding menyuntikkan udara dari suntikan kosong ke seorang pria di pusat vaksin di Saran, Bihar, India.

Insiden tersebut terekam kamera dan menjadi viral di “Negeri Anak Benua”. Insiden tersebut terjadi setelah 2.500 orang menjadi korban vaksin palsu di Mumbai, India.

Baca juga: 2.500 Orang di India Tertipu Vaksin Palsu Covid-19 Berisi Garam


Dalam video tersebut, seorang perawat terlihat menyuntikkan jarum suntik yang tidak berisi apa pun kepada seorang pria bernama Azahar di pusat vaksinasi pada 21 Juni.

Insiden itu menjadi perhatian banyak orang pada Kamis (24/6/2021) setelah Azahar menyadari bahwa dia sebenarnya tidak diberi vaksin virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam video tersebut, perawat bernama Chanda Kumari (48) terlihat berbicara dengan orang-orang sambil membuka suntik sekali pakai.

Baca juga: Korban Vaksin Covid-19 Palsu di India dari Orang dengan Disabilitas sampai Transgender

Tanpa memasukkan jarum suntikannya ke dalam botol vaksin Covid-19, Kumari langsung menyuntikkannya ke lengan Azahar.

Kepada awak media, Azahar mengaku kaget melihat perawat tersebut hanya merobek kemasan jarum suntik sekali pakai dan menyuntiknya tanpa mengisinya dengan vaksin.

Video yang kini beredar luas di media sosial itu memicu pertikaian atas ketidakpedulian Kumari dalam terhadap upaya vaksinasi sebagaimana dilansir India.com.

Baca juga: Karena Nama, Wanita Ini Sampai Dapat 3 Suntikan Vaksin Covid-19

Segera setelah video itu viral, pemerintah setempat meminta keterangan dan akan mengambil tindakan terhadap Kumari.

Petugas Imunisasi Distrik (DIO) Saran Ajay Kumar mengatakan, perawat tersebut telah dikirimi pemberitahuan dan diminta memberikan penjelasan dalam waktu 48 jam.

Selain itu, pihak berwenang menambahkan bahwa Kumari juga telah diberhentikan dari tugasnya.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber india.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Perancis Dilempar Telur Saat Sapa Kerumunan Warga

Presiden Perancis Dilempar Telur Saat Sapa Kerumunan Warga

Global
Taliban Desak Maskapai Internasional Lanjutkan Operasi di Afghanistan

Taliban Desak Maskapai Internasional Lanjutkan Operasi di Afghanistan

Global
Kepemilikan Asing Brisbane Roar Bermasalah, Nama Joko Driyono dan Bakrie Dicatut

Kepemilikan Asing Brisbane Roar Bermasalah, Nama Joko Driyono dan Bakrie Dicatut

Global
Anak Satu Tahun Idap Penyakit Langka yang Akan Ubah Tubuhnya Jadi 'Batu', Orangtua Mati-matian Cari Dana Penelitian

Anak Satu Tahun Idap Penyakit Langka yang Akan Ubah Tubuhnya Jadi "Batu", Orangtua Mati-matian Cari Dana Penelitian

Global
Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Cerita Dokter Indonesia Bantu Warga Australia agar Mau Divaksin Covid-19

Global
Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Ingin Kesehatan Reproduksi Meningkat, China Akan Kurangi Aborsi di Luar Alasan Medis

Global
CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

CEO Pfizer Prediksi Kapan Kehidupan Normal Akan Kembali

Global
WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

WHO Akan Mulai Penyelidikan Baru soal Asal-usul Covid-19

Global
Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Majikan Intip ART Saat Telanjang dan Ganti Baju, Terungkap dari Kamera Tersembunyi

Global
Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Rasanya Hidup di Negara Gagal, Cerita dari Warga Lebanon

Global
Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Global
Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga 'Panic Buying'

Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga "Panic Buying"

Global
Kapal Perang Inggris untuk Kali Pertama Lewati Selat Taiwan

Kapal Perang Inggris untuk Kali Pertama Lewati Selat Taiwan

Global
Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Berkat “Operation Soccer Balls”, Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Dapat Suaka di Portugal

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.