Kompas.com - 22/06/2021, 07:05 WIB
Presien Amerika Serikat (AS) Joe Biden didampingi Wakil Presiden Kamala Harris ketika memberikan pernyataan penanganan dan vaksinasi Covid-19 di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, pada 13 Mei 2021. AFP PHOTO/NICHOLAS KAMMPresien Amerika Serikat (AS) Joe Biden didampingi Wakil Presiden Kamala Harris ketika memberikan pernyataan penanganan dan vaksinasi Covid-19 di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, pada 13 Mei 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Senin (21/6/2021) mengumumkan rencana distribusi sisa 55 juta dari 80 juta dosis vaksin Covid-19, yang telah dijanjikan Presiden AS Joe Biden untuk dialokasikan pada akhir bulan ini.

Untuk semua 80 juta dosis yang dijanjikan pemerintah untuk dibagikan, Gedung Putih mengatakan, 75 persen akan dibagikan melalui program vaksinasi global yang disebut Akses Global Vaksin Covid-19, atau Covax.

Baca juga: China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

Sementara 25 persen sisanya akan dibagikan langsung dengan negara-negara yang membutuhkan.

Awal bulan ini, Pemerintah AS mengumumkan rencana distribusinya untuk 25 juta dosis pertama.

"Tujuan kami adalah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 global, bersiap untuk lonjakan dan memprioritaskan petugas kesehatan dan populasi rentan lainnya berdasarkan data kesehatan masyarakat dan praktik terbaik yang diakui, dan membantu tetangga kami dan negara lain yang membutuhkan," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, dilansir dari CNN.

"Dan, seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, Amerika Serikat tidak akan menggunakan vaksinnya untuk mendapatkan bantuan dari negara lain."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pertemuan dengan AS Tak Jadi, ASEAN Beralih ke China soal Vaksin Covid-19

Ada sekitar 41 juta dosis tahap kedua dari 55 juta dosis ini yang akan dibagikan melalui Covax, menurut Gedung Putih.

Dari dosis Covax tersebut, sekitar 14 juta akan didistribusikan di Amerika Latin dan Karibia, terutama ke Brasil, Argentina, Kolombia, Peru, Ekuador, Paraguay, Bolivia, Uruguay, Guatemala, El Salvador, Honduras, Haiti, dan Komunitas Karibia lainnya (CARICOM), Republik Dominika, Panama, dan Kosta Rika.

Sekitar 16 juta alokasi Covax akan didistribusikan di Asia. Negara penerimanya antara lain India, Nepal, Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka, Afghanistan, Maladewa, Bhutan, Filipina, Vietnam, Indonesia, Thailand, Malaysia, Laos, Papua Niugini, Taiwan, Kamboja, dan Kepulauan Pasifik.

Sekitar 10 juta dosis Covax akan diberikan ke negara-negara di Afrika yang akan dipilih melalui koordinasi dengan Uni Afrika.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Global
Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Global
Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Global
Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Global
Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Global
Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Global
Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Global
Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Global
Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Global
Pabrik Kimia Jerman Meledak, Warga Diminta Tutup Rapat Jendela dan Pintu Rumah

Pabrik Kimia Jerman Meledak, Warga Diminta Tutup Rapat Jendela dan Pintu Rumah

Global
Jeff Bezos Tawarkan NASA Puluhan Triliun agar Dapat Kontrak Misi ke Bulan

Jeff Bezos Tawarkan NASA Puluhan Triliun agar Dapat Kontrak Misi ke Bulan

Global
Kisah Perang Sepak Bola: Honduras vs El Salvador Bertempur Usai Kualifikasi Piala Dunia 1970

Kisah Perang Sepak Bola: Honduras vs El Salvador Bertempur Usai Kualifikasi Piala Dunia 1970

Internasional
Polisi India Selidiki Video Istri Pergoki Suaminya Tidur dengan Wanita Lain

Polisi India Selidiki Video Istri Pergoki Suaminya Tidur dengan Wanita Lain

Global
Proposal Pertama Perjalanan Ruang Angkasa Ternyata Dibuat Tahun 1600-an, Siapa Penulisnya?

Proposal Pertama Perjalanan Ruang Angkasa Ternyata Dibuat Tahun 1600-an, Siapa Penulisnya?

Global
Video Viral Sembilan Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village

Video Viral Sembilan Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village

Global
komentar
Close Ads X